Jakarta, CNBC Indonesia — Kisah luar biasa datang Didalam seorang pelajar SMP asal Kediri, Jawa Timur, bernama Seger. Bocah berusia 14 tahun ini menjadi sorotan Setelahnya Merasakan hadiah uang setara miliaran Didalam Kepala Negara Republik Indonesia Untuk sebuah Kegiatan Apresiasi nasional Untuk prestasi anak-anak berbakat.
Di tahun 1989, Kepala Negara Soeharto melihat sikap jujur Seger, Sebab menemukan sebuah artefak.
Seger (15) menghabiskan masa liburan sekolahnya Di sawah milik Zaini, Di Kediri, Jawa Timur. Tetapi, dia Hingga sana bukan Untuk bermain. Seger bekerja sebagai buruh tani, mencangkul tanah Untuk mengumpulkan uang.
Pada itu, posisinya cukup terjepit. Dia terancam putus sekolah Sebab menunggak biaya Belajar Pada dua bulan. Rapor ditahan. Tekanan Didalam sekolah pun makin menghantuinya.
“Saya sampai terbawa mimpi. Kepala sekolah meminta saya segera melunasi SPP. Perasaan saya kacau sekali,” kenang Seger Untuk wawancara Didalam Kompas (2 Desember 1989).
Setiap hari Pada liburan, dia mencangkul sawah Didalam pagi hingga sore. Sampai akhirnya, Di 21 Juni 1989, kejadian tak terduga pun terjadi. Pada menggali tanah sedalam setengah meter, cangkulnya menghantam benda keras. Bukan batu, tapi logam yang Mengeluarkan suara nyaring, seperti dentingan.
Penasaran, Seger menggali lebih Untuk. Dia terkejut menemukan sebuah benda pipih berlapis emas, bertatahkan permata dan berlian.
Seger langsung memanggil dua temannya. Bersama-sama, mereka membawa temuan itu Hingga kantor polisi. Tak butuh waktu lama, berita ini menyebar cepat dan menghebohkan Komunitas.
Dapat Duit Didalam Kepala Negara
Seger sebenarnya bisa saja menyembunyikan temuannya dan menjualnya secara diam-diam. Tetapi, dia memilih jalur jujur. Di situlah banyak orang terkesima Didalam integritasnya.
Benda yang dia temukan ternyata bukan sembarangan. Beratnya mencapai 1,2 kilogram, terbuat Didalam emas murni dan dihiasi 48 butir permata serta berlian. Para ahli menduga artefak ini berasal Didalam masa akhir Kerajaan Majapahit.
Jika dinilai Didalam sisi materi saja, nilainya sangat tinggi. Emas 1,2 kilogram Di masa kini setara miliaran Kurs Mata Uang Nasional. Belum lagi nilai permata, berlian, dan faktor sejarah yang tak ternilai harganya.
Atas tindakan jujurnya, Seger Merasakan sejumlah Apresiasi.
Harian Suara Karya (2 Desember 1989) melaporkan, Kepala Negara Soeharto Melewati Pembantu Presiden Pembantu Presiden Belajar dan Kebudayaan Fuad Hasan Memberi uang sebesar Rp19,7 juta. Pangdam Brawijaya menyumbang Rp140 ribu, dan Pemda Kediri menambahkan Rp1,12 juta. Sambil pemilik sawah, Zaini, Menyambut uang Rp9 juta.
Tak hanya itu, Seger juga Menyambut beasiswa Belajar hingga Hingga perguruan tinggi.
Jika ditotal, Seger Merasakan Di Rp20 juta. Menurut Suara Pembaruan (8 Januari 1989), harga emas kala itu adalah Rp24 ribu per gram. Artinya Didalam duit Rp20 juta Seger bisa membawa pulang 833 gram emas.
Didalam harga emas Pada ini ini Di kisaran yang mencapai Rp2,6 juta per gram (17/1/2026), nilai 833 gram emas kini setara Didalam Rp2,1 miliar. Seger pun sah menjadi miliarder Di masanya.
Kejujuran Seger Bisa Jadi tak memberinya kekayaan instan, tapi memberi warisan moral yang tak lekang Didalam waktu, yakni kejujuran.
“Entah apa jadinya kalau ditemukan Di Jakarta. Semoga Ananda Seger bisa menjadi teladan Untuk penemu lain,” ujar Mendikbud Fuad Hassan kala itu.
(mkh/mkh)
[Gambas:Video CNBC]
Artikel ini disadur –> Cnbcindonesia Indonesia: Anak SMP Di Kediri Dikasih Rp 2,1 M Didalam Kepala Negara, Auto Didalam Sebab Itu Miliarder











