Pembantu Presiden Tim Menteri Usaha Mikro Kecil Larang Perdagangan Elektronik Naikkan Ongkir Seller


Jakarta

Perusahaan Perdagangan Elektronik dilarang keras Untuk menaikkan biaya layanan Pengiriman atau ongkos kirim (ongkir) Untuk penjual atau seller Ke marketplace. Hal ini ditegaskan langsung Bersama Pembantu Presiden Tim Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Usaha Mikro Kecil) Maman Abdurrahman.

Hal itu diungkapkan Maman menyusul keluhan Yang Terkait Bersama kenaikan biaya ongkir yang dibebankan Ke seller. Pihaknya mengakui sudah memanggil perusahaan-perusahaan Perdagangan Elektronik.

“Kemarin kami sudah panggil seluruh perusahaan marketplace. Saya sudah sampaikan tidak boleh ada dulu kenaikan-kenaikan. Tidak boleh. Itu udah tegas itu,” ungkap Maman, dikutip Bersama detikBali, Jumat (15/5/2026).


Maman menegaskan pemerintah Berencana Membahas tindakan apabila masih ada marketplace yang tetap memaksakan kenaikan biaya Setelahnya pertemuan tersebut.

“Kalau sampai ada marketplace yang mencoba Mendorong kenaikan Untuk proses pasca kita Pertemuan, kami Berencana tindak,” tegas Maman.

Pada ini, Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Usaha Mikro Kecil) bersama kementerian Yang Terkait Bersama Di menyusun mekanisme dan aturan Untuk Memberi perlindungan sekaligus Meningkatkan daya saing Usaha Mikro Kecil Ke ekosistem digital.

Maman memaparkan pemerintah juga tetap Merencanakan keberlangsungan Jalur Digital sebagai Pada Bersama satu ekosistem yang saling berkaitan.

“Lantaran suka ataupun tidak suka, ini adalah menjadi satu ekosistem. Kalau ada satu yang terciderai, tentunya yang lain juga Berencana tersakiti. Kalau ada satu yang tersakiti, tentunya yang lain juga Berencana terciderai,” tutupnya.

Seperti diketahui, sejumlah platform Perdagangan Elektronik menerapkan biaya ongkir mulai Mei 2026. Terbaru, TikTok Shop mulai memberlakukan biaya layanan Pengiriman Untuk seluruh pesanan Terbaru mulai 1 Mei 2026.

Biaya layanan Pengiriman ini mencakup seluruh rangkaian pemrosesan pesanan, koordinasi Pengiriman, hingga tahapan pengiriman akhir Ke pembeli. Besarannya tidak dipatok tetap, tapi tergantung Di berat paket dan jarak tempuh.

“Biaya ini ditanggung Bersama penjual dan tidak Berencana ditampilkan kepada pembeli Pada pembayaran (checkout),” tulis pengumuman TikTok Shop kepada penjual.

Sambil, Shopee Indonesia mulai melakukan penyesuaian biaya layanan buat Inisiatif Gratis Ongkir XTRA mulai 2 Mei. Pada ini, biayanya tergantung berdasarkan size paket, yakni produk ukuran biasa dan produk ukuran khusus, serta kategori produk.

Produk ukuran biasa, yakni Produk Bersama berat Ke bawah 5 kg, kurang Bersama 60 cm dimensi kurang Bersama 20.000 cm³. Adapun biaya layanan Untuk produk ukuran biasa Ke Inisiatif tersebut Ke kisaran 1-8%.

Sambil, produk ukuran khusus merupakan Produk Bersama berat lebih Bersama atau sama Bersama 5kg, panjang/lebar/tinggi lebih Bersama atau sama Bersama 60 cm, atau dimensi lebih Bersama atau sama Bersama 20.000 cm³. Biaya layanan Untuk produk ukuran khusus Ke rentang 2,5-9,5%.

Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita: Pembantu Presiden Tim Menteri Usaha Mikro Kecil Larang Perdagangan Elektronik Naikkan Ongkir Seller

คุณสามารถเข้าสู่ระบบการเรียนรู้และฝึกฝนเทคนิคการเล่นได้ที่ https://pgth.uk.com/ทดลองเล่นสล็อต/