Kerusuhan Besar Guncang Singapura, 18 Tewas-Bangunan & Kendaraan Pribadi Dibakar




Naskah ini merupakan Pada Di CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah Sebagai menjelaskan Kepuasan masa kini lewat relevansinya Hingga masa lalu.

Jakarta, CNBC Indonesia – Singapura pernah berubah menjadi kota mencekam Di Desember 1950. Massa mengamuk Hingga jalanan, bangunan dan kendaraan dirusak, Sambil Itu bentrokan pecah Hingga berbagai titik kota hingga menewaskan sedikitnya 18 orang.

Kerusuhan besar itu ternyata bermula Di Bersaing hak asuh seorang gadis asal Cimahi bernama Maria Hertogh. Peristiwa tersebut Setelahnya Itu dikenang sebagai salah satu konflik sosial-keagamaan terbesar Di sejarah modern Singapura.

Maria Hertogh merupakan keturunan Belanda yang lahir Hingga Cimahi Di 1937. Kehidupannya berubah drastis Di Jepang menduduki Hindia Belanda Di Konflik Bersenjata Dunia II (1942-1945).

Di masa itu, banyak warga Belanda ditahan, termasuk ayah Maria. Di Kepuasan sulit, ibu Maria bernama Adelaine merasa tak sanggup mengurus anaknya seorang diri.

Dia Setelahnya Itu menitipkan Maria kepada perempuan Melayu yang tinggal Hingga Indonesia bernama Aminah. Dari Di itu, Maria tumbuh besar bersama Aminah dan hidup sepenuhnya Hingga lingkungan Melayu-Muslim. 

“Dia (Maria) tumbuh besar sebagai Muslim, dipakaikan Busana Melayu, diajarkan bahasa Melayu, dan diberi nama Muslim, yakni Naadra Maarof,” ungkap tulisan berjudul “The Tangled World: The Story of Maria Hertogh” (2015).

Setelahnya Konflik Bersenjata berakhir Di 1945, Aminah membawa Maria pindah Hingga Singapura tanpa sepengetahuan ibu kandungnya. Sambil Itu, Adelaine kembali Hingga Belanda bersama anggota keluarganya dan terus mencari keberadaan sang putri Pada bertahun-tahun.

Pencarian tersebut akhirnya membuahkan hasil ketika Adelaine mengetahui Maria berada Hingga Singapura. Dia Setelahnya Itu meminta Dukungan pemerintah kolonial Inggris Sebagai Membahas kembali hak asuh anaknya. Dia sampai Memberi uang US$500 sebagai uang pengganti biaya asuh.

Akan Tetapi, Aminah menolak menyerahkan Maria. Hingga sisi lain, Maria yang Di itu telah berusia 13 tahun merasa nyaman hidup bersama keluarga Muslim Melayu. Dia Malahan sudah menikah Di pria Melayu-Muslim.

Perselisihan itu Setelahnya Itu dibawa Hingga Lembaga Proses Hukum. Sidang berlangsung panjang hingga tingkat Lembaga Proses Hukum tinggi Sebab Aminah terus mengajukan banding atas putusan Sebelumnya.

Puncaknya terjadi Di 11 Desember 1950 Di Lembaga Proses Hukum Tinggi Singapura memutuskan Maria Hertogh harus dikembalikan kepada ibu kandungnya Hingga Belanda. Putusan tersebut memicu kemarahan besar Hingga kalangan Muslim Melayu Sebab Disorot memutus paksa pernikahan Maria Di suaminya.

Situasi makin panas Setelahnya media memuat foto Maria berada Hingga lingkungan gereja bersama simbol-simbol Kristen. Hingga Di kuatnya sentimen anti-kolonial Di itu, foto tersebut memunculkan Permasalahan Maria dipaksa keluar Di Islam.

Foto: Profil Maria Hertogh (Dok. https://www.instagram.com/p/C_7AF7_S_4_/)

“Kerusuhan yang merupakan Unjuk Rasa anti-Eropa secara besar-besaran itu telah timbul ketika lebih Di 3.000 orang Islam bangsa India, Pakistan, dan Malaya Melakukan suatu Unjuk Rasa Sebagai menentang putusan hakim Hingga Singapura Yang Berhubungan Di Bertha Hertogh, anak perempuan Belanda berusia 13 tahun yang telah dipindahkan paksa Di suaminya bangsa Malaya,” tulis koran Pikiran Rakyat (12 Desember 1950).

Kemarahan massa akhirnya meledak. Di pemberitaan Merdeka (12 Desember 1950), ribuan orang yang marah merusak fasilitas umum, kantor pemerintahan, hingga kendaraan milik warga Eropa Hingga Singapura.

Polisi Singapura Melakukanupaya meredam situasi Di melepaskan tembakan, memperketat pengamanan, dan menurunkan Kendaraan Pribadi lapis baja. Akan Tetapi, situasi justru makin tak terkendali.

Massa terus mengamuk dan menyerang berbagai simbol yang Disorot Yang Berhubungan Di kolonial Eropa. Menurut Perpustakaan Nasional Singapura, kerusuhan membuat 72 Kendaraan Pribadi terbakar, 119 Kendaraan Pribadi lainnya rusak, dan kerusakan bangunan hingga kerugian mencapai US$ 20.000. Tercatat pula 18 orang tewas dan 173 lainnya luka-luka.

Pemerintah akhirnya memberlakukan jam malam dan mengerahkan aparat bersenjata Hingga berbagai titik kota Sebagai mengendalikan keadaan. Setelahnya situasi mereda, Tindak Kejahatan Maria Hertogh terus dikenang sebagai salah satu konflik sosial-keagamaan paling berdarah Di sejarah modern Singapura.

(mfa/sef)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google





Artikel ini disadur –> Cnbcindonesia Indonesia: Kerusuhan Besar Guncang Singapura, 18 Tewas-Bangunan & Kendaraan Pribadi Dibakar

คุณสามารถเข้าสู่ระบบการเรียนรู้และฝึกฝนเทคนิคการเล่นได้ที่ https://pgth.uk.com/ทดลองเล่นสล็อต/