Jakarta, CNBC Indonesia – Rusia telah mengesahkan undang-undang yang mengizinkan Pengatur Moneter dan lembaga keuangan lainnya Sebagai menangkis serangan pesawat tak berawak atau drone Didalam sistem Defender mereka sendiri, seiring Bangsa tersebut berjuang Sebagai mempertahankan diri Didalam serangan Ukraina.
Melansir CNBC Internasional, undang-undang tersebut disahkan Didalam Legislatif Rusia Di hari Selasa (26/5/2026). Beleid itu memungkinkan staf Ke Pengatur Moneter Rusia Sebagai dipersenjatai dan mengoperasikan sistem yang digunakan Sebagai Memutuskan serangan pesawat tak berawak (UAV atau drone) tanpa melibatkan pasukan khusus.
Militer Ukraina Lebihterus memilih serangan drone jarak jauh, Agar memperluas kemampuan Rusia Sebagai mempertahankan Daerah udaranya yang luas. Bank terbesar Rusia, Sberbank, Asosiasi Pengumpulan Uang Tunai Rusia, dan Layanan Pos Khusus, yang menangani pengiriman surat-menyurat rahasia dan sangat rahasia Bangsa, termasuk Ke Antara lembaga lain yang diizinkan Sebagai mengawasi operasi Defender drone mereka sendiri.
Karyawan Berencana “diberdayakan Sebagai mencegah pengoperasian kendaraan udara tak berawak, kapal dan peralatan bawah air dan permukaan, kendaraan tak berawak, dan sistem tak berawak otomatis lainnya,” dikutip Rabu (25/5/2026).
Hak ini dapat digunakan Sebagai menangkis serangan Pada fasilitas yang dilindungi, kata laporan itu, atau Sebagai menangkis ancaman serangan Pada karyawan atau orang lain yang berada Ke lokasi tersebut. Serangan dapat digagalkan Didalam mengganggu atau mengubah sinyal kendali jarak jauh drone, mengganggu panel kontrolnya, dan merusak atau menghancurkan drone.
Baik Rusia maupun Ukraina membantah secara sengaja menargetkan infrastruktur sipil sebagai Dibagian Didalam Konflik Bersenjata yang Di berlangsung, yang dimulai Di Februari 2022. Tetapi, telah terjadi beberapa serangan Pada infrastruktur dan fasilitas penting Ke kedua Bangsa, yang juga menjadi sasaran Konflik Bersenjata siber.
Ketua Asosiasi Pasar Keuangan Duma Bangsa Anatoly Aksakov mengatakan kepada Radio RBC bahwa sistem Defender anti-drone Berencana ditempatkan Ke Didekat fasilitas utama dan karyawan Berencana diberikan senjata.
“Pertama, pengacakan Berencana digunakan Sebagai mempersulit [UAV] menargetkan dan menyerang target yang relevan, … Samping Itu, kami juga Berencana menggunakan cara Sebagai menembak jatuh drone ini, Agar melindungi target yang relevan,” katanya, menambahkan bahwa lembaga-lembaga Berencana membayar sendiri sistem Defender drone tersebut.
“Jika itu Pengatur Moneter, maka Pengatur Moneter Berencana membayar; jika itu Sberbank, maka Sberbank Berencana membayar,” kata Aksakov seperti dikutip CNBC International, Rabu (27/5/2026).
Didalam fokus AS Di operasi militernya sendiri melawan Iran, upaya Sebagai membawa Moskow dan Kyiv Ke Tatakan perundingan Sebagai pembicaraan Keamanan Dunia tampaknya telah terhenti Sebab skala konflik tampaknya telah Menimbulkan Kekhawatiran.
(miq/miq)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Artikel ini disadur –> Cnbcindonesia Indonesia: Rusia Sahkan Aturantertulis Terbaru, Pengatur Moneter hingga Bank Bisa Tembak Jatuh Drone











