loading…
Seorang pekerja Lagi mengisi bahan bakar Kendaraan Pribadi Di SPBU YPF Di Buenos Aires, Argentina, Jumat, 20 Maret 2026. FOTO/AP
“Persediaan Energi Internasional Lagi terkuras Ke laju Catatan sebagai respons Di hilangnya pasokan besar Lewat Selat Hormuz,” demikian pernyataan bersama pimpinan International Monetary Fund, World Bank, dan International Energy Agency dikutip The Daily Star, Sabtu (30/5/2026).
Baca Juga: Biaya Pengiriman Menggila, Pembeli Asia Batalkan Produk Impor LPG Bersama AS
Untuk pernyataan yang dirilis Jumat (30/5), ketiga lembaga tersebut menegaskan bahwa jika arus pengiriman Energi tidak segera pulih, maka penurunan cepat cadangan Energi Internasional Berencana Memperbaiki risiko Di Keselamatan energi, stabilitas pasar, serta ketahanan ekonomi secara luas.
Gangguan ini terjadi Di Di konflik Di Amerika Serikat dan Israel melawan Iran yang memicu ketegangan Di Timur Di. Aksi Massa balasan Teheran Di sekutu Washington Di kawasan tersebut berdampak Ke terhambatnya jalur strategis Selat Hormuz, yang Pada ini dilalui Di seperlima pasokan energi dunia.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: IMF, Lembaga Keuangan Internasional, dan IEA Ketar-ketir Kelangkaan BBM Di Didepan Mata











