loading…
Perusahaan aviasi privat Dunia Jetex memperluas ekspansinya Di kawasan Asia-Pasifik Bersama memasuki pasar Indonesia. FOTO/dok.SindoNews
“Asia-Pasifik telah mencatat peningkatan signifikan Untuk jumlah armada jet Usaha Di lima tahun terakhir. Di 2025, keberangkatan jet Usaha Di kawasan ini Meresahkan 4,2 persen secara tahunan menjadi 130.716 penerbangan. Bagi menjaga momentum tersebut, terdapat kebutuhan yang kuat Di fasilitas FBO Terbaru dan modern. Kami Bersama senang hati Mengeluarkan Wacana kehadiran Jetex Di Indonesia,” ujar Founder dan CEO Jetex Adel Mardini Untuk keterangan pers, Jumat (10/7/2026).
Baca Juga: Maskapai Wajib Pakai Avtur Campuran Migas Nabati 1% Mulai 2027, Apa Efeknya Hingga Harga Tiket?
Kerja sama tersebut menjadi tonggak penting Bagi Kemajuan Jetex Di Asia-Pasifik. Bersama Republik Manor, perusahaan yang bergerak Di bidang Pembaruan aset berkelanjutan, hospitality, lifestyle, dan infrastruktur pendukung aviasi, Jetex Akansegera memadukan Pengalaman Hidup Dunia Bersama pemahaman pasar lokal Bagi Memperkenalkan standar Terbaru layanan penerbangan privat Di Indonesia.
Jetex menilai Indonesia merupakan salah satu pasar aviasi paling prospektif Di Asia Tenggara, didukung Kemajuan ekonomi yang kuat, meningkatnya mobilitas internasional, serta tingginya kebutuhan Di layanan perjalanan yang lebih cepat, privat, dan personal. Kehadiran perusahaan tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan utama Usaha, Penanaman Modal, Wisata Internasional, dan konektivitas regional.
Secara Dunia, Jetex dikenal sebagai operator layanan penerbangan privat yang mengedepankan efisiensi, kenyamanan, Kepribadian, dan layanan hospitality premium. Fasilitas yang Akansegera dikembangkan Di Indonesia dirancang Bagi Menyediakan Pengalaman Hidup perjalanan eksklusif Bagi tamu VIP Lewat layanan terminal penerbangan privat atau fixed-base operator (FBO).
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat Di Indonesia











