Anggota BRICS Saling Gebuk, Afrika Selatan Siap Kerek Tarif 50% Sebagai China dan India

loading…

Pemimpin Negara Rusia Vladimir Putin, Pemimpin Negara China Xi Jinping, Pemimpin Negara Brasil Jair Nolsonaro, Pemimpin Negara Afrika Selatan Cyril Ramaphosa, dan Perdana Pembantu Pemimpin Negara India Narendra Modi Berpartisipasi Di Konferensi Tingkat Tinggi BRICS Hingga Brasilia, 14 November 2019. FOTO/AP

JAKARTA – Pemerintah Afrika Selatan dilaporkan Mengkaji Aturan tarif hingga 50% Di Pembelian Barang Di Luar Negeri Kendaraan Pribadi Di China dan India, yang sama-sama anggota BRICS. Langkah tersebut memunculkan pertanyaan mengenai soliditas kerja sama ekonomi Hingga Di blok Bangsa berkembang tersebut.

Mengacu laporan Watcher Guru, Aturan tarif tersebut ditujukan Sebagai melindungi industri Produsen Kendaraan domestik Afrika Selatan Di lonjakan Pembelian Barang Di Luar Negeri kendaraan, termasuk Di sesama anggota BRICS. Wacana ini muncul Hingga Di upaya Bangsa-Bangsa anggota blok tersebut memperkuat kerja sama ekonomi Hingga Di dinamika perdagangan Dunia.

Baca Juga: Utang AS Bengkak Tembus Rp637.393 Triliun, Ray Dalio Ingatkan Runtuhnya Sistem Moneter Dunia

Meski BRICS kerap menyuarakan solidaritas Di Berusaha Mengatasi tekanan perdagangan Dunia, termasuk Aturan tarif Di Amerika Serikat, Di praktiknya Bangsa-Bangsa anggota juga Berusaha mengamankan kepentingan masing-masing. Persaingan Sebagai Merasakan kesepakatan dagang terbaik Di AS dinilai turut memengaruhi dinamika hubungan antaranggota.

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Anggota BRICS Saling Gebuk, Afrika Selatan Siap Kerek Tarif 50% Sebagai China dan India

คุณสามารถเข้าสู่ระบบการเรียนรู้และฝึกฝนเทคนิคการเล่นได้ที่ https://pgth.uk.com/ทดลองเล่นสล็อต/