Jakarta –
Badan Pusat Statistik melaporkan harga beras Merasakan kenaikan, baik Di tingkat penggilingan, grosir, maupun eceran. Tetapi, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengklaim harga beras Di lapangan tetap stabil dan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
Rizal mengatakan Pada periode Natal dan Tahun Mutakhir (Nataru) tidak Memperoleh komplain Yang Terkait Didalam lonjakan harga beras maupun sembako.
“Harga beras sesuai Didalam HET. Sesuai Didalam Harga Eceran Tertinggi ditentukan Didalam pemerintah. Bisa Jadi Pada beberapa hari terakhir ini menjelang Natal Tahun Mutakhir tidak ada bahasa-bahasa yang sifatnya komplain ya Yang Terkait Didalam Didalam Fluktuasi Harga, baik beras sendiri maupun sembako,” ujar Rizal kepada wartawan Di kantornya, Jakarta Selatan, Minggu (11/1/2026).
Rizal menjelaskan pemerintah telah melakukan pemantauan harga dan sidak pasar Di sejumlah Daerah. “Maka dampak Didalam itu, termasuk Satgas Ketahanan Pangan juga yang terjun langsung Di lapangan, harganya tidak ada yang menonjol naik. Alhamdulillah. Sepengetahuan kami,” tambah Rizal.
Yang Terkait Didalam harga beras yang naik Di Desember berdasarkan laporan BPS, Rizal menerangkan sejauh pantauan Bulog, harga beras masih terkendali Di bawah harga yang ditetapkan pemerintah.
“Enggak Bisa Jadi, Lantaran buktinya Di lapangan enggak ada yang naik gitu loh. Berarti Bisa Jadi coba dicek-cek ulang nanti, coba diyakinkan ya. Lantaran harga beras medium itu maksimal Rp 12.500, beras premium adalah Rp 14.900,” jelas Rizal.
Sebelumnya Itu, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini mengatakan harga beras Di tingkat penggilingan Rp13.488 per kilogram (kg). Harga itu naik 6,38 persen secara tahunan (yoy), dan naik 1,26 persen secara bulanan (mtm).
“Jika kita pilah berdasarkan Mutu beras Di penggilingan, beras premium naik 2,62 persen (mtm), dan naik 6,92 persen (yoy). Beras medium naik 0,67 persen (mtm), tapi naik 6,72 persen (yoy),” kata Pudji Di konferensi pers, dikutip Didalam CNN Indonesia.
Sambil Itu, harga beras Di tingkat grosir Rp14.162 per kg, naik 5 persen secara tahunan, dan naik 0,22 persen secara bulanan. Adapun harga Di tingkat eceran naik 0,18 persen (yoy), dan naik 3,64 (mtm) Di level Rp15.081 per kg.
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita: Bantah Harga Beras Melejit, Bos Bulog Jamin Masih Sesuai HET











