Market  

Belajar Untuk Warga AS, Tabungan Dari Sebab Itu Penyesalan Keuangan Terbesar




Jakarta, CNBC Indonesia – Menabung Bagi masa tua ternyata menjadi Kegagalan Keuangan yang paling banyak disesali. Hal ini terungkap Untuk survei Untuk Bankrate Di 2.078 responden Di Amerika Serikat. Para responden Mengungkapkan, kurang menabung menjadi penyesalan Keuangan terbesar yang dirasakan Komunitas Negeri Paman Sam Di tahun lalu.

“Penyesalan soal tidak menabung cukup Bagi pensiun muncul setiap tahun, dan jumlahnya makin besar seiring usia,” ujar Stephen Kates, analis Keuangan Bankrate, dikutip Untuk CNBC.com, Minggu (1/3/2026).

Anehnya, 43% responden mengaku belum melakukan apa pun Bagi memperbaiki penyesalan Keuangan mereka Pada setahun terakhir.

Ketika ditanya apa yang paling bisa membantu Situasi keuangan mereka, warga AS menyebut kebutuhan pokok yang lebih murah, Kemungkinan kerja lebih baik, tarif sewa yang lebih rendah, hingga pasar saham yang kembali pulih.

Situasi tersebut sebenarnya cukup selaras Di du Indonesia. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Menunjukkan hanya 76,3% penduduk Di Tanah Air yang Memperoleh rekening bank Di lembaga keuangan formal. Di Pada Yang Sama, barus Disekitar 29 juta pekerja yang tercatat sebagai peserta dana pensiun.

Apabila Pada ini Anda belum Memperoleh tabungan yang memadai Bagi dana darurat dan juga dana pensiun, tiga pakar keuangan Memberi saran soal bagaimana memperbaiki Situasi Keuangan tersebut.

“Terlambat memulai lebih baik dibandingkan Di tidak pernah memulai,” kata Jake Martin, penasihat Keuangan Untuk Ohio.

Cara Mengatasi Penyesalan Keuangan

Beberapa pakar keuangan AS Memberi strategi yang juga relevan dilakukan Dari Komunitas Indonesia:

1. Bereskan dulu ‘kebakaran Keuangan’

Utamakan melunasi utang berbunga tinggi seperti kartu kredit atau pinjol. Bunga yang menumpuk dapat menghabiskan ruang tabungan.

Cara lain Bagi menambah ruang tabungan adalah Di memotong pengeluaran tetap, sebuah strategi yang disebut Dari Ashton Lawrence, seorang perencana keuangan asal South Carolina, sebagai mengendalikan hal-hal yang bisa dikendalikan.

“Kenali Di mana uang Bagi hal-hal tidak wajib (discretionary spending) bocor, apakah Bagi makan Di luar, terlalu banyak layanan Penyiaran Langsung, langganan Alat Lunak yang sudah lupa, layanan pesan-antar, belanja impulsif, atau Life Style yang Lebihterus mahal. Setiap uang yang tidak kamu keluarkan adalah uang yang bisa kamu alokasikan Bagi hal yang lebih berguna,” katanya.

2. Siapkan dana darurat Bagi hidup 3-6 bulan

Dana darurat mencegah Anda kembali berutang ketika terjadi hal tak terduga seperti kehilangan pekerjaan atau biaya Keadaan mendadak. Persiapkan dana darurat Di perhitungan biaya hidup Pada 3-6 bulan.

Dana darurat juga sangat krusial Bagi membantu Memangkas ketergantungan Di utang berbunga tinggi Pada sesuatu yang Di luar dugaan terjadi.

3. Tingkatkan tabungan pensiun

Sesudah dua hal itu Di atas dapat dikendalikan, siapkan dana pensiun Bagi hari tua. “Sambil Itu sebagian besar orang menargetkan menabung 5% hingga 10% Untuk penghasilan mereka, seseorang yang Lagi Berusaha mengejar ketertinggalan sebaiknya mencari cara Bagi Memperbaiki porsi tabungannya menjadi 20% hingga 30%, terutama jika mulai menabung serius Di usia 40-an,” kata Martin.

Untuk Situasi tertentu, Anda juga Mungkin Saja perlu Merencanakan Bagi menunda usia pensiun jika membutuhkan lebih banyak waktu Bagi menabung.

“Jumlah pasti yang perlu Anda tabung Berencana berbeda-beda tergantung sejumlah faktor, termasuk usia Anda dan Life Style yang Anda inginkan Pada pensiun,” katanya.

(hsy/hsy)



Add



as a preferred

source on Google



[Gambas:Video CNBC]

Artikel ini disadur –> Cnbcindonesia Indonesia: Belajar Untuk Warga AS, Tabungan Dari Sebab Itu Penyesalan Keuangan Terbesar

คุณสามารถเข้าสู่ระบบการเรียนรู้และฝึกฝนเทคนิคการเล่นได้ที่ https://pgth.uk.com/ทดลองเล่นสล็อต/