Berita Bencana Alam 16 Meter Dikira April Mop, Maut Renggut Nyawa 165 Orang




Jakarta, CNBC Indonesia – Jangan pernah menganggap kabar bencana Di 1 April sebagai April Mop alias candaan. Sebab, peristiwa memilukan ini pernah benar-benar terjadi tepat 80 tahun lalu, ketika peringatan Bencana Alam yang muncul Di 1 April 1946 justru Dikatakan lelucon Didalam warga.

Pada itu, banyak orang tidak segera mengungsi Lantaran mengira kabar tersebut hanyalah candaan tahunan. Kesalahan Individu fatal ini Lalu berujung petaka, yakni 165 orang tewas.

Bencana bermula Untuk gempa dahsyat berkekuatan M8,6 yang mengguncang Kepulauan Aleutian, Alaska, Di dini hari 1 April 1946. Menurut Kajian Source of the great Bencana Alam of 1 April 1946: a landslide in the upper Aleutian forearc (2004), gempa dipicu pergerakan zona subduksi ketika Lempeng Pasifik menunjam Ke bawah Lempeng Amerika Utara.

Pergerakan ini memicu longsoran bawah laut yang Lalu melahirkan Bencana Alam besar Ke titik gempa setinggi 42 meter hanya beberapa menit setelahnya.

Meski pusat gempa berada Di 3.700 kilometer Untuk Hawaii, getarannya tetap terasa hingga kepulauan tersebut. Tetapi, Lantaran Pada itu belum ada sistem peringatan Bencana Alam modern, banyak warga Hawaii menganggap getaran tersebut biasa saja. Apalagi guncangan terjadi Di malam hari dan hanya berlangsung sesaat.

Selang 4-5 jam Lalu, tanda bahaya Bencana Alam mulai terlihat jelas. Air laut Ke pesisir tiba-tiba surut drastis. Pemerintah lokal Lalu Menerbitkan peringatan dini dan meminta warga segera mengungsi.

Sayangnya, waktu kejadian yang bertepatan Didalam April Mop membuat banyak orang tidak percaya. Sebagian warga menganggap peringatan itu sekadar candaan, terlebih disampaikan Pada dini hari ketika banyak orang masih terlelap.

Tetapi, kesadaran datang terlambat. Gelombang setinggi 16 meter akhirnya menghantam pesisir Hawaii dan meluluhlantakkan kota-kota Ke sekitarnya. Ke Hawaii saja, 159 orang tewas tergulung Bencana Alam dan ratusan lainnya luka-luka. Sambil Ke luar Hawaii, tercatat lima orang meninggal Ke Alaska, satu Ke California, dan dua lainnya Ke Marquesas. Karena Itu, total korban tewas mencapai 165 orang.

Besarnya korban dan kerusakan menjadi titik balik penting Untuk sejarah mitigasi bencana. Dua tahun Setelahnya tragedi tersebut, AS membentuk sistem peringatan Bencana Alam pertama Ke Pasifik yang Lalu berkembang menjadi Pacific Bencana Alam Warning System. Sistem ini kini menjadi acuan dunia Untuk mendeteksi ancaman Bencana Alam lintas samudra.




Foto: Penampakan Bencana Alam yang menerjang Hawaii Di 1 April 1946. (Istimewa/Pacific Bencana Alam Museum, Rebecca Lyman Enskine Collection)
Penampakan Bencana Alam yang menerjang Hawaii Di 1 April 1946. (Istimewa/Pacific Bencana Alam Museum, Rebecca Lyman Enskine Collection)

(mfa/mfa)



Add



as a preferred

source on Google



Artikel ini disadur –> Cnbcindonesia Indonesia: Berita Bencana Alam 16 Meter Dikira April Mop, Maut Renggut Nyawa 165 Orang

คุณสามารถเข้าสู่ระบบการเรียนรู้และฝึกฝนเทคนิคการเล่นได้ที่ https://pgth.uk.com/ทดลองเล่นสล็อต/