Geger! Pejabat RI Nyaris Diracun Orang Tak Dikenal




Naskah ini merupakan Pada Di CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah Sebagai menjelaskan Situasi masa kini lewat relevansinya Di masa lalu.

Jakarta, CNBC Indonesia – Di Ditengah panasnya situasi politik Ke September-Oktober 1965, seorang pejabat militer Indonesia nyaris diracun Bersama orang tak dikenal yang tiba-tiba muncul Di kediamannya. Di tasnya, ditemukan sebungkus bubuk seperti racun tikus.

Sosok pejabat militer yang dimaksud adalah Panglima Kostrad Soeharto, yang kelak menjadi Ri Di-2 Republik Indonesia. Sambil perempuan yang pertama kali Memperoleh kabar tersebut adalah istrinya, Siti Hartinah atau Ibu Tien.

Pada itu, Ibu Tien Menyambut informasi mengenai keberadaan seorang perempuan muda yang mengaku sebagai anak Soeharto. Perempuan tersebut diketahui Di menunggu Di Rumah Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Chaerul Saleh.

Mendengar kabar tersebut, Ibu Tien Lalu datang langsung Di kediaman Saleh Di Jl. Teukur Umar, Jakarta. Berdasarkan autobiografi Siti Hartinah Soeharto: Ibu Utama Indonesia (1992), ketika itu Tien datang Bersama memakai jaket tentara dan dikawal ajudan.

Ibu Tien tak mengobrol Di kediaman Saleh, melainkan membawa perempuan itu Di rumahnya. Pada itu, dia dan Soeharto telah Memiliki tujuh orang anak. Atas dasar itu, pengakuan perempuan tersebut perlu dipastikan terlebih dahulu: apakah benar ini anak Soeharto Di perempuan lain?

Tanya jawab pun dilakukan Sebagai mengetahui identitas dan maksud kedatangannya. Tetapi, keterangan yang diberikan justru membuat Ibu Tien Lebih ragu. Jawaban perempuan itu dinilai tidak selaras. Di Samping Itu, secara fisik dia juga tidak terlihat Memiliki kemiripan Bersama Soeharto.

“Saya Karena Itu yakin ini bukan anak Pak Harto,” ungkap Ibu Tien.

Kecurigaan Lebih besar ketika Produk bawaan perempuan tersebut diperiksa. Di Di koper ditemukan sebuah gitar dan sebungkus bubuk yang tampak seperti pembasmi tikus.

Temuan tersebut membuat kedatangannya tidak lagi Dikatakan sebagai sekadar pengakuan seseorang yang mengaku sebagai anak pejabat.

Pada itu, hari sudah larut malam dan perempuan tersebut terlihat kelelahan. Alhasil, ia Lalu diminta beristirahat Di sebuah kamar. Sebagai alasan Keselamatan, kamar tersebut dikunci Di luar.

Setelahnya itu, Ibu Tien melaporkan kejadian tersebut kepada Soeharto yang berada Di Markas Kostrad. Arahan yang diberikan adalah agar perempuan tersebut dibawa Di Kostrad Ke keesokan harinya.

Tetapi, Ide itu tidak pernah terlaksana. Keesokan paginya, ketika kamar dibuka, perempuan tersebut sudah tidak ada. Ia ternyata berhasil melarikan diri Melewati jendela Bersama memanfaatkan kain gorden.

Pelarian itu berlangsung tanpa diketahui. Terlebih, tidak disadari bahwa jendela kamar tersebut ternyata dapat digunakan sebagai jalur keluar.

Sebelum kejadian tersebut, keberadaan perempuan yang mengaku sebagai anak Soeharto itu tidak diketahui lagi. Identitas sebenarnya, latar Di, serta tujuan kedatangannya juga tidak pernah terungkap secara jelas.

Bagi Ibu Tien, temuan bubuk yang tampak seperti pembasmi tikus membuat kejadian tersebut lebih Di sekadar pengakuan palsu.

“Jelas dia bermaksud jahat. Bisa Jadi direncanakan Bersama unsur Gerakan 30 September Sebagai melenyapkan Panglima Kostrad Bersama racun tikus yang dibawanya,” ujar Ibu Tien.

Setahun Setelahnya kejadian itu, Soeharto memang menjadi orang penting Di Indonesia. Sejarah mencatat, dia menjadi Ri Di-2 RI sampai 1998. 

(mfa)

Artikel ini disadur –> Cnbcindonesia Indonesia: Geger! Pejabat RI Nyaris Diracun Orang Tak Dikenal

nagabet76slot gacorslot online slot gacor terpercaya
server slot thailand
slot gacor mudah maxwin
nagabet76 login
situs slot gacorbr Slot Gacor Resmi Hari Ini