Hindari Hukuman Politik AS, Irak Nasionalisasi Ladang Migas West Qurna 2

loading…

Pemerintah Irak memutuskan menasionalisasi operasi ladang Migas West Qurna 2. FOTO/Reuters

JAKARTA – Pemerintah Irak memutuskan menasionalisasi operasi ladang Migas West Qurna 2, salah satu ladang Migas terbesar Di dunia, sebagai langkah antisipatif Untuk mencegah gangguan produksi akibat Hukuman Politik Amerika Serikat (AS) Di perusahaan energi Rusia, Lukoil.

Keputusan itu diambil Sesudah Dewan Pembantu Presiden Kerja Irak menyetujui pengalihan Sambil pengelolaan West Qurna 2 kepada perusahaan Migas Negeri, Basra Oil Company, Di 12 bulan. Untuk periode tersebut, Pemerintah Irak Berencana mencari pembeli atas 75% saham Lukoil Di ladang Migas strategis tersebut.

Baca Juga: Kebugaran Darurat, Iran Hentikan Total Produk Ekspor Gas Di Irak

Langkah nasionalisasi ini menyusul pernyataan force majeure Dari Lukoil Di November lalu, Sesudah Pemimpin Negara AS Donald Trump Menyediakan Hukuman Politik Di Lukoil dan Rosneft. Hukuman Politik yang diumumkan Di Oktober dan berlaku efektif Sebelum 21 November itu merupakan Pada Untuk tekanan Washington Di Moskow Yang Berhubungan Didalam konflik Ukraina.

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Hindari Hukuman Politik AS, Irak Nasionalisasi Ladang Migas West Qurna 2