loading…
ISSC Mengungkapkan kesiapannnya memproduksi 100 unit Jembatan Bailey per bulan Di menggunakan 100% produk baja lokal. FOTO/dok.SindoNews
Ketua Umum ISSC, Budi Harta Winata, menekankan bahwa seluruh komponen utama jembatan jenis ini, mulai Untuk material, fabrikasi, hingga pelaksanaan konstruksi Di lapangan, telah dapat dipenuhi Dari industri baja nasional yang tergabung Untuk keanggotaan ISSC. “Pembangunan 100 Jembatan Bailey per bulan dapat dilakukan sepenuhnya menggunakan produk Untuk negeri,” tegas Budi Untuk keterangan resmi, Jumat (2/1/2026).
Baca Juga: China Larang Penambahan Kapasitas Baja Mutakhir hingga 2030
Jembatan Bailey dinilai sebagai solusi strategis Sebagai mempercepat konektivitas, khususnya Di Daerah terpencil, perbatasan, dan Daerah yang terdampak bencana. Desainnya yang modular dan sistem pemasangan yang relatif cepat memungkinkan pembangunan yang efisien tanpa mengorbankan standar keselamatan dan mutu.
Lebih Untuk itu, pemanfaatan produk baja nasional diharapkan Menyediakan dampak ganda Untuk perekonomian. Selain mempercepat pembangunan infrastruktur, Langkah ini Berencana mendongkrak Tingkat Komponen Untuk Negeri (TKDN), menyerap tenaga kerja, dan sekaligus menguatkan industri baja lokal. “Momentum ini harus menjadi Potensi Sebagai memperkuat kemandirian industri nasional,” tambah Budi.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: ISSC Siap Bangun 100 Jembatan Bailey per Bulan, Andalkan 100% Baja Lokal











