Jakarta, CNBC Indonesia – Ambisi China Sebagai mandiri Di industri semikonduktor mulai menciptakan deretan miliarder Terbaru. Kali ini, giliran dua bersaudara pendiri perusahaan bahan kimia chip Hubei Dinglong yang menikmati lonjakan kekayaan Di booming industri semikonduktor domestik Negeri Tirai Bambu.
Melansir Forbes, saham Hubei Dinglong yang tercatat Hingga bursa Shenzhen melonjak hampir 116% Di setahun terakhir. Kenaikan itu mengerek kekayaan pendiri sekaligus kakak beradik, Zhu Shuangquan dan Zhu Shunquan, hingga masuk Skuat miliarder.
Zhu Shuangquan yang kini berusia 61 tahun menjabat sebagai chairman perusahaan. Sambil Itu adiknya, Zhu Shunquan (57), memegang posisi CEO. Keduanya masing-masing Memperoleh Disekitar 15% saham perusahaan.
Berdasarkan harga penutupan saham Jumat lalu Hingga level 64,19 yuan, Forbes Meramalkan kekayaan masing-masing mencapai US$1,3 miliar.
Perusahaan yang berbasis Hingga Wuhan itu menjadi Manajer penting Di rantai pasok semikonduktor China, khususnya Hingga bidang chemical mechanical polishing (CMP). Proses tersebut digunakan Sebagai meratakan permukaan wafer silikon agar sirkuit dapat dicetak dan chip bisa disusun bertingkat.
Dinglong mengklaim sebagai satu-satunya pemasok Hingga China yang Memperoleh lini material CMP secara lengkap, mulai Di slurry atau cairan semi-cair Sebagai proses perataan hingga cairan pembersih residu Setelahnya pemolesan.
Sebelum Amerika Serikat memperketat kontrol Produk Ekspor Ilmu Pengetahuan chip Hingga China Ke 2022, Dinglong juga memperluas Usaha Hingga material litografi, salah satu titik lemah terbesar industri chip China.
|
Foto: Hubei Dinglong. (Tangkapan Layar)
|
Di proses litografi, perusahaan memproduksi photoresist, yakni bahan kimia yang digunakan Sebagai Menahan desain sirkuit Ke wafer silikon. Tetapi, produk paling canggih Dinglong Pada ini masih digunakan Sebagai pembuatan chip kelas bawah.
Hingga Di Itu, perusahaan juga mulai masuk Hingga material advanced semiconductor packaging atau pengemasan chip canggih. Salah satu produknya adalah perekat Sambil Itu Sebagai menempelkan wafer silikon Hingga blok kaca Sebelumnya digiling sangat tipis dan ditumpuk menjadi chip memori berteknologi tinggi seperti high bandwidth memory (HBM).
Kinerja keuangan Dinglong pun ikut melesat. Ke kuartal I-2026, laba bersih perusahaan naik 78% secara tahunan menjadi 251 juta yuan atau Disekitar US$36,9 juta.
Pendapatan perusahaan juga tumbuh 24% menjadi 1 miliar yuan, terutama didorong Usaha material CMP.
Meski begitu, Dinglong menyebut Usaha material kemasan chip dan photoresist masih berada Ke tahap awal, walau sudah memasuki “tahap pasokan stabil Di jumlah kecil.”
Sepanjang 2025, lebih Di separuh pendapatan Dinglong yang mencapai 3,7 miliar yuan berasal Di Usaha semikonduktor. Selain material CMP, litografi, dan pengemasan chip, perusahaan juga memproduksi material layar OLED.
Sambil Itu sisanya berasal Di Usaha lama perusahaan, yakni material dan komponen printer seperti toner. Tetapi, Dinglong mulai melepas sebagian Usaha printer Sebagai fokus memperkuat sektor semikonduktor. Disekitar 70% pendapatan perusahaan juga masih berasal Di pasar domestik China.
Sebelumnya mendirikan Dinglong Ke 2000, Zhu Shuangquan dan Zhu Shunquan sama-sama bekerja sebagai Manajer Hingga perusahaan milik Bangsa Hubei International Economic and Foreign Trade serta Hubei International Economic and Technical Cooperation.
Keduanya membangun Dinglong Di tujuan Memangkas ketergantungan China Di Perdagangan Masuk Negeri bahan industri. Mereka memulai Usaha Di bahan kimia toner printer yang kala itu didominasi perusahaan Jepang dan Barat.
Setelahnya sukses Hingga Usaha printer, Dinglong mulai masuk Hingga material CMP Ke 2012. Perusahaan ingin meniru keberhasilannya Di menantang dominasi pemasok Foreign Hingga industri chip.
Di wawancara Di Securities Times Ke Februari lalu, Zhu Shunquan mengatakan ekspansi Hingga material CMP bermula Di temuan Regu internal, bahwa material tersebut Memperoleh unsur kimia yang mirip Di toner printer.
Sambil Itu, Zhu Shuangquan Di wawancara Di Changjiang Daily Ke 2019 Menginformasikan filosofi Usaha yang membuat perusahaan mereka berkembang pesat.
“Ke awal memulai Usaha, selain ide, dorongan semangat, dan wawasan tentang pasar atau Kemungkinan produk inovatif, perusahaan swasta China tidak Memperoleh apa pun. Mereka hanya mengandalkan semangat ‘membakar jembatan’ Sebagai menggerakkan segala sesuatunya,” kata Shuangquan dilansir Di Forbes, Sabtu (9/5/2026).
“Dinglong tidak Akansegera pernah kehilangan semangat ini. Ada dunia yang jauh lebih besar Hingga luar sana yang menunggu Sebagai kita taklukkan,” pungkasnya.
(wur)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Artikel ini disadur –> Cnbcindonesia Indonesia: Kakak Beradik Mendadak Masuk Geng Miliarder Dunia Sebab Usaha Ini











