Karena Itu Miliuner Termuda, Wanita Ini Bangun Usaha Rp185 T Di Nol



Daftar Isi



Jakarta, CNBC Indonesia – Perjalanan hidup Luana Lopes Lara tidak biasa. Lulusan ilmu Mesin Di Massachusetts Institute of Technology (MIT) ini pernah menjalani masa remaja yang keras sebagai penari balet profesional Sebelumnya akhirnya membangun perusahaan Keahlian bernilai miliaran Usd hanya Untuk waktu enam tahun.

Kini, Di usia 29 tahun, perempuan asal Brasil itu dinobatkan sebagai miliarder perempuan termuda Di dunia yang meraih kekayaan secara mandiri. Ia mencapai tonggak tersebut Sesudah perusahaan pasar prediksi yang ia dirikan bersama rekannya, Kalshi, memperoleh pendanaan Mutakhir yang mengangkat valuasi perusahaan menjadi US$11 miliar atau Disekitar Rp185 triliun.

Meski telah mencapai berbagai pencapaian besar, Lopes Lara mengatakan masa sekolah menengah justru menjadi periode paling berat Untuk hidupnya.

Lopes Lara menggambarkan masa SMA-nya sebagai “tahun-tahun paling intens Untuk hidupnya.”

Pertarungan Persahabatan Balet yang Ekstrem

Melansir Forbes, Minggu (8/3/2026), Sebelumnya terjun Di dunia Keahlian dan Usaha, Lopes Lara menjalani Belajar balet Di Bolshoi Theater School Di Brasil. Pertarungan Persahabatan Di sekolah tersebut terkenal sangat keras.

Ia menceritakan bagaimana para instruktur balet Malahan pernah menahan rokok menyala Di bawah pahanya Pada ia melakukan gerakan balet ekstrem, mengangkat satu kaki hingga menyentuh telinga, Sebagai menguji seberapa lama ia bisa menahan posisi tersebut tanpa terbakar.

Persaingan antarpenari juga sangat ketat. Ia mengatakan sesama penari kadang menyembunyikan pecahan kaca Di Untuk Kasut satu sama lain Untuk Merasakan Kepentingan.

Selain Pertarungan Persahabatan yang intens, jadwal hariannya juga sangat padat. Ia harus mengikuti pelajaran akademik Di pukul 07.00 hingga Di hari, lalu melanjutkan kelas balet Di pukul 13.00 hingga pukul 21.00 malam.

Akan Tetapi Di balik semua itu, Lopes Lara sebenarnya Memiliki ambisi yang lebih besar. Ia bercita-cita menjadi sosok seperti Steve Jobs.

Prestasi Akademik dan Karier Balet

Dorongan Sebagai mengejar prestasi akademik sebagian berasal Di latar Di keluarganya. Ibunya adalah guru matematika, Sambil Itu ayahnya seorang insinyur listrik.

Terinspirasi Di orang tuanya, Lopes Lara sering belajar hingga larut malam Sebagai mengikuti berbagai Laga akademik.

Usahanya membuahkan hasil. Ia meraih medali emas Untuk Evenbesar Astronomi Brasil dan medali perunggu Untuk Evenbesar Matematika Santa Catarina.

Sesudah lulus SMA Ke bulan Desember, Lopes Lara sempat meniti karier sebagai penari balet profesional Di Austria Di sembilan bulan. Akan Tetapi Sesudah Itu ia memutuskan berhenti Di dunia balet Untuk mengejar mimpinya berkarier Di Amerika Serikat dan melanjutkan studi Di MIT.

Di MIT Di Mula Miliaran Usd

Pada kuliah Di MIT, Lopes Lara Memutuskan jurusan ilmu Mesin dan menjalani magang musim panas Di sejumlah perusahaan Penanaman Modal besar, termasuk Bridgewater Associates milik Ray Dalio dan Citadel Securities milik Ken Griffin.

Di kampus itulah ia bertemu Di Tarek Mansour, mahasiswa asal Lebanon yang kelak menjadi rekan bisnisnya.

Keduanya berada Untuk lingkaran pertemanan yang sama Di MIT dan Memutuskan jurusan yang sama, yakni ilmu Mesin.

Mansour, yang pernah Merasakan konflik Lebanon tahun 2007 dan belajar bahasa Inggris secara otodidak Pada Merencanakan ujian SAT, mengingat bagaimana Lopes Lara selalu duduk Di barisan Di Pada kuliah.

Hubungan keduanya Lebih Didekat Sesudah Mansour mulai duduk Di sampingnya Sebagai belajar bersama. Kedekatan itu Lebih kuat ketika mereka berdua Merasakan magang Di perusahaan Penanaman Modal Five Rings Capital Di New York Ke 2018.

Untuk perjalanan pulang Di apartemen magang mereka Di kawasan Financial District suatu malam, muncul ide yang Sesudah Itu melahirkan Kalshi.

“Kami melihat sebagian besar Kegiatan perdagangan terjadi ketika orang Memiliki pandangan tentang masa Di, lalu mencoba menemukan cara Sebagai memasukkannya Di Untuk pasar,” kata Lopes Lara kepada Forbes.

Ia menjelaskan bahwa para trader sering Merencanakan peristiwa eksternal, seperti hasil Pemilihan Umum atau kemungkinan bencana alam, Untuk Memutuskan keputusan Penanaman Modal.

Lahirnya Kalshi

Berangkat Di pemikiran bahwa orang seharusnya dapat memperdagangkan probabilitas suatu peristiwa secara langsung, Lopes Lara dan Mansour mendaftar Di Langkah akselerator Mula Y Combinator Ke 2019 dan berhasil diterima.

Akan Tetapi perjalanan mereka tidak mudah. Legalitas pasar prediksi Ke Pada itu masih belum jelas.

Michael Seibel, mitra emeritus Y Combinator, mengingat bahwa kedua pendiri muda itu Berjuang Di tantangan besar Sebelum awal.

Ketika mereka Memahami bahwa perusahaan membutuhkan persetujuan federal Sebagai beroperasi secara legal, Lopes Lara dan Mansour menghubungi lebih Di 40 firma hukum. Akan Tetapi tidak satu pun bersedia membantu Lantaran para pendirinya masih terlalu muda dan perusahaan mereka Dikatakan terlalu kecil.

“Begitu lulus kuliah, kami Memutuskan risiko yang sangat besar. Dua tahun tanpa satu produk pun, tidak ada yang diluncurkan, dan jika kami tidak Menyambut regulasi, perusahaan ini bisa saja langsung bernilai nol,” kata Lopes Lara.

Ke masa Wabah Dunia, Lopes Lara membangun Usaha Di London Sambil Itu Mansour berada Di Beirut.

Mansour Malahan berada Di kota tersebut Pada terjadi ledakan pelabuhan Beirut yang menewaskan lebih Di 200 orang. Di beberapa minggu, ia bekerja Menyusun Kalshi Ke malam hari, Sambil Itu siang hari membantu membersihkan lingkungannya dan mencari korban selamat.

Persetujuan Regulasi

Perjalanan mereka berubah Sesudah seorang pengacara bersedia membantu.

Jeff Bandman, mantan pejabat Commodity Futures Trading Commission (CFTC), membantu Kalshi menyiapkan permohonan persetujuan federal sekaligus Berjuang Di berbagai keberatan regulator.

Ke November 2020, Kalshi akhirnya Menyambut persetujuan Di CFTC Sebagai beroperasi sebagai designated contract market (DCM). Persetujuan tersebut mengklasifikasikan pasar prediksi mereka sebagai jenis derivatif yang dikenal sebagai Kesepakatan peristiwa.

Keputusan ini memberi Kepentingan Untuk Kalshi Di Di persaingan.

Platform berbasis Digital Rantai Blok Polymarket, yang didirikan Ke Maret 2020, tidak berada Di bawah regulasi federal dan Ke 2022 dikenai denda US$1,4 juta Dari CFTC Lantaran mengoperasikan pasar yang tidak terdaftar.

Ke tahun yang sama, Lopes Lara dan Mansour juga masuk Untuk daftar Forbes 30 Under 30.

Pertarungan Hukum dan Perkembangan Pesat

Akan Tetapi tantangan regulasi tidak berhenti Di sana.

Ke akhir 2023, Lopes Lara mengusulkan langkah yang cukup berani, yakni menggugat CFTC Sesudah regulator menolak Kesepakatan prediksi Pemilihan Umum menjelang pemilihan Ri AS 2024 Di alasan menyerupai perjudian.

“Semua investor lain Di perusahaan mengatakan itu ide yang sangat buruk,” kata Ali Partovi, CEO perusahaan modal ventura Neo.

Meski demikian, kedua pendiri tetap melanjutkan gugatan tersebut.

Ke September 2024, hakim Lembaga Proses Hukum Distrik AS memutuskan memenangkan Kalshi. Putusan ini memungkinkan perusahaan menawarkan Kesepakatan prediksi Pemilihan Umum legal pertama Di Amerika Serikat Untuk lebih Di satu abad.

“Kami benar-benar ingin melakukan semuanya Di cara yang benar Lantaran visi kami adalah membangun bursa keuangan terbesar Di dunia,” kata Lopes Lara.

“Melakukannya secara legal adalah sesuatu yang tidak bisa kami kompromikan.”

Menjadi Miliarder Di Usia 29 Tahun

Menjelang Pemilihan Umum tersebut, User Kalshi memasang taruhan lebih Di US$500 juta Di para kandidat dan berhasil Meramalkan Menang Ri Donald Trump.

Sesudah itu, perusahaan terus berkembang pesat.

Kalshi kini bernilai US$11 miliar Sesudah berhasil mengumpulkan pendanaan sebesar US$1 miliar Di sejumlah investor besar, termasuk Paradigm, Sequoia Capital, Andreessen Horowitz, dan Y Combinator.

Valuasi perusahaan melonjak drastis Di US$2 miliar Ke Juni, US$5 miliar Ke Oktober, hingga mencapai US$11 miliar hanya Untuk beberapa bulan.

Lopes Lara dan Mansour masing-masing Memiliki Disekitar 12% saham perusahaan, yang membuat kekayaan mereka diperkirakan mencapai US$1,3 miliar.

Menurut Ali Partovi, kesuksesan Kalshi membuat banyak pihak tertarik masuk Di Usaha tersebut.

“Ada banyak orang lain yang ingin Merasakan Pada Di Usaha ini sekarang Sesudah Kalshi Menunjukkan betapa besarnya potensi pasar tersebut,” kata Partovi.

Alex Immerman Di perusahaan Penanaman Modal Andreessen Horowitz menilai Pengalaman Hidup Lopes Lara sebagai penari balet membentuk ketangguhannya Untuk Berjuang Di tantangan.

“Hanya sedikit pelatihan yang lebih baik Sebagai Berjuang Di penolakan dan tetap maju dibanding menjadi penari balet profesional,” tutur Immerman

“Luana belajar ketekunan Sebelum dini… dan ia membawa kepercayaan diri yang Tenteram itu Pada membangun Kalshi.”

Pada ini, Kalshi mencatat volume perdagangan lebih Di US$1 miliar setiap minggu dan terus memperluas kerja sama Di berbagai perusahaan, mulai Di Robinhood dan Webull hingga National Hockey League, StockX, dan Google Finance.

Untuk Michael Seibel, potensi perusahaan ini masih sangat besar.

“Saya tidak tahu apakah kami pernah mendanai perusahaan lain yang Memiliki potensi dampak sebesar ini Di dunia,” ujarnya.

 

(luc/luc)



Add



as a preferred

source on Google



Artikel ini disadur –> Cnbcindonesia Indonesia: Karena Itu Miliuner Termuda, Wanita Ini Bangun Usaha Rp185 T Di Nol

คุณสามารถเข้าสู่ระบบการเรียนรู้และฝึกฝนเทคนิคการเล่นได้ที่ https://pgth.uk.com/ทดลองเล่นสล็อต/