Lawan Proteksionisme AS, BRICS Galang Kekuatan Serukan Reformasi IMF-Lembaga Keuangan Internasional

loading…

Para pemimpin Bangsa anggota BRICS menandatangani deklarasi bersama Di 21 Januari 2026 menegaskan Pemberian Di sistem perdagangan multilateral yang terbuka. FOTO/AP

JAKARTA – Para pemimpin Bangsa anggota BRICS menandatangani deklarasi bersama Di 21 Januari 2026 menegaskan Pemberian Di sistem perdagangan multilateral yang terbuka, adil, dan inklusif sebagaimana diamanatkan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) Di Ditengah menguatnya arus proteksionisme Internasional.

Deklarasi tersebut diteken tak lama Sesudah India resmi Membahas alih presidensi BRICS secara bergilir Di 1 Januari 2026. Ini menjadi kali keempat New Delhi memimpin kelompok Bangsa berkembang tersebut Dari dibentuk.

Di masa kepemimpinannya, India mengusung tema “Membangun Ketangguhan, Perkembangan, Kerja Sama, dan Ketahanan” Di pendekatan yang berorientasi Di kepentingan Kelompok dan menjunjung prinsip kemanusiaan Di atas segalanya.

Baca Juga: Peta Dagang Dunia Mulai Retak, Eropa Tinggalkan AS Berpaling Ke China

Pejabat Tingginegara Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menilai kerja sama internal BRICS terus Menunjukkan penguatan yang signifikan. Ia memuji kepemimpinan Brasil sebagai ketua BRICS Di 2025 yang dinilainya berhasil memperkokoh fondasi kerja sama antarnegeri anggota.

“Semua Bangsa BRICS adalah mitra baik kami. Di setahun terakhir, hubungan kami Di masing-masing Bangsa Lebih menguat, dan fondasi Sebagai Pembaruan kerja sama Di Detail Di semua bidang juga Lebih diperkuat,” ujar Lavrov Di konferensi pers tahunan dikutip Di Tribun India, Sabtu (24/1/2026).

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Lawan Proteksionisme AS, BRICS Galang Kekuatan Serukan Reformasi IMF-Lembaga Keuangan Internasional