The Economist Nilai Indonesia Aman Di Dampak Krisis Energi Internasional, DEN: Belajar Kelompok Harus Ditingkatkan

loading…

Indonesia dinilai sebagai salah satu Bangsa berkembang yang paling aman Di dampak krisis energi Internasional. Foto: Istimewa

JAKARTA Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Satya Widya Yudha, merespons laporan The Economist yang telah menempatkan Indonesia sebagai salah satu Bangsa berkembang paling aman Di dampak krisis energi Internasional akibat konflik Di Iran melawan Israel-Amerika Serikat.

Satya menilai temuan tersebut mencerminkan Sukses pemerintah Di menjaga stabilitas energi nasional, terutama Ke Di tekanan Politik Global Internasional yang Berpeluang mengganggu jalur distribusi Migas dunia, termasuk Ke Selat Hormuz yang dilalui Di 20% pasokan Migas Internasional per hari.

“Ini sebagai bentuk Sukses pemerintah merespons situasi perdagangan Migas mentah, terutama yang melewati Selat Hormuz yang diblokade Bersama Iran,” katanya Pada dihubungi Di Jakarta, Senin (23/3/2026).

Baca Juga : Lebih Kuat Di Vietnam, The Economist Tempatkan Indonesia Ke Zona Aman Krisis Energi

The Economist Di laporan berjudul ‘Which country is the biggest loser from the energy shock’ telah menempatkan Indonesia Di kategori Bangsa Bersama paparan risiko rendah Tetapi Memperoleh bantalan ketahanan yang kuat (low exposure, strong buffer).

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: The Economist Nilai Indonesia Aman Di Dampak Krisis Energi Internasional, DEN: Belajar Kelompok Harus Ditingkatkan

คุณสามารถเข้าสู่ระบบการเรียนรู้และฝึกฝนเทคนิคการเล่นได้ที่ https://pgth.uk.com/ทดลองเล่นสล็อต/