Tips Atur Gaji Rp 5 Juta Supaya Tidak Ludes Di Ditengah Bulan



Daftar Isi



Jakarta, CNBC Indonesia – Banyak pekerja muda Di kota besar Berjuang Di Trend Populer serupa setiap bulan: tanggal gajian terasa menyenangkan, Tetapi Di hitungan minggu Malahan hari saldo mulai menipis. Padahal, jika dihitung tanpa emosi, gaji Rp 5 juta sebenarnya bisa mencukupi kebutuhan dasarnya.

Kuncinya bukan hanya soal besar-kecilnya penghasilan, tetapi bagaimana uang tersebut diarahkan. Berikut strategi yang lebih realistis Untuk membantu gaji Rp 5 juta bertahan hingga akhir bulan.

1. Mulai Menghitung Biaya Hidup

Banyak orang menetapkan Biaya Di “keinginan”, bukan Di biaya hidup minimal. Padahal titik awal manajemen gaji adalah mengetahui berapa biaya dasar Untuk bertahan.

Coba hitung komponen berikut:

  • Tempat tinggal (kos/kontrakan)

  • Makan & masak Di Rumah

  • Transportasi

  • Pulsa dan Duniamaya

  • Utilitas (listrik, air, gas)

  • Kebutuhan dasar pribadi

Rata-rata pekerja lajang Di kota besar punya rentang biaya dasar Di Rp 3 juta – Rp 3,5 juta. Jika angka ini sudah melebihi Rp 4 juta, strategi pemangkasan harus dilakukan (misalnya pindah kost lebih terjangkau atau mulai masak).

2. Terapkan Metode “Bayar Diri Sendiri Di Awal”

Salah satu alasan uang cepat habis adalah menabung Di akhir, bukan Di awal. Prinsip Pay Yourself First melakukan kebalikannya.

Begitu gaji masuk:

  1. Sisihkan tabungan atau dana darurat

  2. Mutakhir alokasikan Untuk biaya harian

Nominalnya tidak perlu besar, yang penting otomatis dan konsisten. Misalnya:

  • Rp 500.000 Untuk tabungan

  • Rp 200.000 Untuk dana darurat

  • Rp 300.000 Untuk Penanaman Modal Asing kecil

Setelahnya dialokasikan, jangan satukan Di rekening harian agar tidak ikut “Datang”.

3. Bedakan “Kebutuhan Hidup” Di “Kebutuhan Sosial”

Banyak pengeluaran bukan Untuk bertahan hidup, tapi Untuk bertahan Di pergaulan. Contohnya:

  • Nongkrong setiap akhir pekan

  • Belanja FOMO Lantaran promo

  • Treat makan enak Setelahnya kerja

  • Liburan dadakan

Semua tentu sah-sah saja, tetapi harus Memperoleh batas. Buat batas sosial, misalnya:

  • Nongkrong maksimal 3 kali sebulan

  • Belanja Mode maksimal Rp 300 ribu

  • Es Minuman Kafein dan camilan maksimal Rp 150 ribu

Di batasan ini, uang tetap terkontrol tanpa membuat hidup “mati gaya”.

4. Hindari Masa Di Di Paylater

Paylater membuat seseorang membeli kebutuhan hari ini menggunakan uang masa Di. Dampaknya, ketika gajian datang, sebagian sudah “terkunci”.

Untuk pekerja Di gaji Rp 5 juta, ada rumus sederhana:

Total cicilan < 30% Di gaji Artinya: maksimal Rp 1,5 juta per bulan

Jika sudah melewati, artinya lifestyle melampaui kemampuan Keuangan.

Solusi praktis:

  • Nonaktifkan limit paylater

  • Gunakan uang tunai atau debit

  • Tunda pembelian 3 hari Untuk menilai urgensi

  • Buat daftar belanja bulanan

Di Langkah Tersebut, belanja impulsif bisa berkurang drastis.

5. Pindahkan Pengeluaran Kecil Hingga Versi Lebih Ekonomis

Pengeluaran kecil sering Disorot remeh padahal menjadi penyebab utama gaji bocor. Ganti sebagian kebiasaan Di versi ekonomis:








Kebutuhan Kebiasaan Lama Alternatif
Minuman Kafein Rp30-40 ribu/hari Seduh sendiri Rp 5-7 ribu
Makan Jajan 3x sehari Masak + bekal 2-3 kali seminggu
Transport Ojek online Kendaraan Angkutan Umum/KRL/angkot
Hiburan Langganan banyak platform Pilih 1-2 platform

Di penyesuaian kecil ini, selisihnya bisa mencapai:

Rp 600 ribu – Rp 1,2 juta per bulan

Tanpa terasa, itu cukup Untuk dana darurat atau menutup cicilan.

6. Gunakan Sistem Amplop Modern

Konsep “amplop” lama bisa dibuat lebih modern menggunakan akun digital. Bentuknya bisa seperti:

  • Rekening Harian → makan, transport, pulsa

  • Rekening Lifestyle → nongkrong, skincare, Kegemaran

  • Rekening Simpanan → tabungan + dana darurat

Di pembagian jelas, kamu tahu kapan harus mengerem Sebelumnya kebablasan.

7. Tambah Pemasukan Di Kerja Sampingan

Mengirit itu penting, tetapi menambah pemasukan seringkali lebih cepat membantu. Tambahan Rp 300-500 ribu per bulan saja sudah mengubah banyak hal.

Pilihan sampingan yang tidak terlalu memakan waktu:

Dibanding mengejar Kemungkinan “kaya cepat”, lebih penting mencari yang sesuai kemampuan dan bisa dilakukan jangka panjang.

Penutup

Mengatur gaji Rp 5 juta agar tidak habis Sebelumnya tanggal gajian bukan soal hidup super hemat, tetapi soal:

Di strategi yang konsisten, Keuangan menjadi lebih stabil, tidak panik Di minggu ketiga, dan masa Di lebih terencana.

(dag/dag)

[Gambas:Video CNBC]

Artikel ini disadur –> Cnbcindonesia Indonesia: Tips Atur Gaji Rp 5 Juta Supaya Tidak Ludes Di Ditengah Bulan