loading…
Menkeu sekaligus Ketua KSSK, Purbaya Yudhi Sadewa Menyediakan tanggapan tegas Yang Berhubungan Didalam pergerakan Kurs Mata Uang Uang Negara Indonesia yang terus melemah mendekati Rp18.000 per Usd AS. Foto/Dok
Menurut Purbaya, stabilitas Kurs Mata Uang Di dasarnya berada Ke bawah kewenangan penuh Bank Indonesia (Bankindonesia). Pemerintah memilih Sebagai Menyediakan ruang Untuk Pengatur Moneter guna mengoptimalkan instrumen moneter yang mereka miliki.
“Pertama itu kan yurisdiksi Pengatur Moneter Sebagai menjaga Kurs Mata Uang. Itu biar mereka jalan dulu. Nanti kita lakukan Diskusi berkala secara normal aja,” ujar Purbaya usai Diskusi RUU P2SK, Rabu (3/6/2026).
Baca Juga: Uang Negara Indonesia Sentuh Rp17.883 per Usd AS, Menkeu Purbaya: Belum Hambat Kegiatan Ekonomi
Purbaya menambahkan, koordinasi antarlembaga Ke tingkat deputi KSSK terus berjalan secara rutin setiap bulan Sebagai Meninjau situasi keuangan. Akan Tetapi, apabila Pengatur Moneter merasa membutuhkan konsolidasi yang lebih cepat, KSSK siap merespons.
“Tapi kalau ada, kita bisa melihat ada koordinasi yang bisa ditingkatkan, Agar memperbaiki Kurs Mata Uang, kita Akansegera lakukan. Tapi kan sekarang itu masih Di jurisdiksi Pengatur Moneter kita. Kecuali Pengatur Moneter minta Diskusi cepat, ya kita Akansegera Diskusi cepat,” tambahnya.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Uang Negara Indonesia Hampir Tembus Rp18.000, Kapan Purbaya Pencet Alarm Darurat?











