Jakarta, CNBC Indonesia – Jutaan pensiunan Ke Amerika Serikat (AS) kini Ditengah berjuang Berjuang Didalam penurunan daya beli Ke Ditengah berbagai persoalan ekonomi, mulai Untuk Ketidakstabilan Ekonomi yang persisten, volatilitas pasar, hingga ketidakpastian ekonomi Internasional. Untuk situasi seperti ini, Penanaman Modal emas fisik sering kali dipasarkan sebagai solusi ketenangan Ke Ditengah badai Sebab sifatnya yang berwujud, abadi, dan menjanjikan perlindungan portofolio Untuk mereka yang hidup Untuk tabungan.
Kendati emas dapat menjadi tambahan yang baik Untuk portofolio pensiun, skema Kejahatan Finansial Yang Berhubungan Didalam emas cenderung melonjak Ke negeri itu. Pendekatan penjualan yang dipoles rapi Didalam bahasa yang mendesak sering kali dirancang khusus Untuk menyasar investor lanjut usia guna memisahkan mereka Untuk dana hari tua yang telah dikumpulkan Di puluhan tahun.
“Memahami tanda-tanda peringatan dapat menjadi penentu Antara melindungi simpanan masa tua Anda atau kehilangan tabungan hasil kerja keras Di puluhan tahun,” tulis laporan CBS News yang dikutip Jumat (13/2/2026).
1. Kontak Tak Terduga Untuk “Spesialis Senior”
Tanda bahaya pertama adalah kontak yang tidak diminta Untuk pihak yang mengaku sebagai spesialis senior. Perusahaan yang secara tiba-tiba menghubungi Lewat telepon atau email Didalam klaim bahwa pemerintah Berencana menyita akun pensiun atau Matauang Asing Berencana runtuh merupakan indikasi kuat adanya Kejahatan Finansial, Sebab dealer resmi jarang melakukan panggilan dingin (cold-calling) kepada pensiunan.
“Jika seseorang menghubungi Anda entah Untuk mana dan mengklaim pemerintah Berencana menyita akun pensiun atau Matauang Asing Berencana runtuh, anggaplah itu sebagai tanda bahaya besar,” jelas laporan tersebut.
2. Pendekatan Tekanan Tinggi dan Urgensi Palsu
Penipu sering menciptakan tenggat waktu palsu Untuk memaksa pengambilan keputusan cepat. Mereka kerap menggunakan kalimat seperti “penawaran berakhir hari ini” dan sering kali menghalangi Kandidat pembeli Untuk berkonsultasi Didalam penasihat keuangan atau anggota keluarga.
“Dealer logam mulia yang bereputasi tidak perlu mendesak Anda Untuk Memutuskan keputusan, dan perusahaan mana pun yang menolak mengirimkan informasi tertulis atau membuat Anda merasa bersalah Sebab ingin waktu berpikir kemungkinan besar Untuk menjalankan Kejahatan Finansial,” lanjut keterangan tersebut.
3. Janji Keuntungan Tetap atau “Tanpa Risiko”
Mengingat harga emas bersifat fluktuatif mengikuti Kebugaran pasar, klaim yang Mengungkapkan bahwa emas tidak Memperoleh risiko atau hanya Berencana naik nilainya adalah sebuah kebohongan. Investor diminta curiga Ke pihak yang menyebut emas sebagai satu-satunya Penanaman Modal aman yang tersedia.
“Jika seseorang menjanjikan keuntungan yang dijamin, mengklaim harga emas hanya naik, atau menyarankan Anda tidak Berencana kehilangan uang Didalam berinvestasi emas, mereka berbohong,” tegas laporan itu.
4. Markup Berlebihan dan Biaya Tersembunyi
Salah satu modus paling umum adalah menjual emas jauh Ke atas harga pasar. Penipu bisa mematok harga 50% hingga 100% lebih tinggi Untuk nilai wajar Sebab mengetahui bahwa banyak lansia Bisa Jadi tidak melakukan verifikasi harga secara mandiri Sebelumnya membeli.
“Selalu periksa harga emas Pada ini Ke situs web independen Sebelumnya melakukan pembelian apa pun, dan curigalah jika Anda bertemu Didalam dealer yang tidak menjelaskan markup atau biaya mereka secara jelas,” tambahnya.
5. Desakan Likuidasi Akun Pensiun
Sangat penting Untuk waspada Pada pihak yang Merangsang pencairan dana pensiun seperti IRA atau 401(k) Untuk membeli emas fisik. Proses yang terburu-buru ini sering memicu denda Iuran Wajib dan biaya penarikan dini yang merugikan investor Ke atas harga emas yang sudah digelembungkan.
“Waspadalah Pada siapa pun yang Merangsang Anda Untuk mencairkan akun pensiun Anda Untuk membeli emas fisik, terutama jika mereka menawarkan Dukungan Untuk proses pengalihan tersebut,” tulis laporan tersebut.
6. Kredibilitas Tidak Terverifikasi
Dealer logam mulia yang sah terdaftar Ke lembaga Negeri dan federasi. Jika sebuah perusahaan tidak dapat Memberi informasi registrasi yang dapat diverifikasi atau mengklaim bahwa mereka tidak perlu mengikuti aturan Sebab “emas itu berbeda”, maka Kandidat investor disarankan Untuk segera menjauh.
“Ingatlah, jika Kemungkinan Penanaman Modal terdengar terlalu bagus Untuk menjadi kenyataan atau mengandalkan Pendekatan rasa takut, maka hal itu hampir pasti merupakan Kejahatan Finansial,” tutup laporan tersebut.
(ayh)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Artikel ini disadur –> Cnbcindonesia Indonesia: Waspada Kejahatan Finansial Penanaman Modal Emas Hingga Pensiunan, Ini 6 Modusnya











