Daftar Isi
Jakarta, CNBC Indonesia – Ternyata, kebiasaan kecil sehari-hari Bersama membeli Minuman Kafein hingga langganan Langkah bisa menguras jutaan Uang Negara Indonesia per tahun tanpa disadari. Mengubah kebiasaan ini bisa bikin pengeluaran lebih terkendali tanpa harus mengorbankan kenyamanan.
Konsep utama frugal living: bukan hidup miskin, tapi hidup sadar Perbankan. Mengeluarkan uang hanya Bagi hal yang benar-benar memberi nilai nyata.
Berikut 10 Produk yang paling sering bikin keuangan bocor tanpa disadari.
1. Telepon Genggam Terbaru Setiap Tahun
Ganti Telepon Genggam tiap ada model terbaru adalah salah satu kebiasaan paling mahal.
Harga flagship bisa tembus Rp10-15 juta, tapi nilai jualnya turun cepat. Untuk 1 tahun, depresiasi bisa mencapai 30-40%.
Realita Perbankan: Jika Anda ganti HP tiap 2 tahun sekali, Pada 10 tahun Anda bisa menghabiskan >Rp60 juta hanya Bagi Telepon Genggam.
Solusi cerdas:
-
Gunakan Telepon Genggam sampai benar-benar tidak layak.
-
Pilih model 1-2 generasi Ke bawah.
-
Prioritaskan fungsi, bukan gengsi.
2. Air Minum Kemasan Sekali Pakai
Satu botol air Rp5.000 terlihat murah, tapi jika beli tiap hari:
- Rp5.000 × 30 hari = Rp150.000/bulan
- Rp150.000 × 12 bulan = Rp1,8 juta/tahun
Solusi: Botol minum + galon = biaya hampir nol Untuk jangka panjang, plus lebih ramah lingkungan.
3. Makan Siang Ke Luar Setiap Hari
Rata-rata makan siang Ke luar Rp40.000-Rp60.000. Jika 22 hari kerja:
- Rp50.000 × 22 = Rp1,1 juta/bulan
- Rp1,1 juta × 12 = Rp13 juta/tahun
Solusi realistis:
Meal prep 2-3 hari sekali. Malahan bekal sederhana bisa menghemat lebih Bersama 60%.
4. Langganan Layanan Hiburan Berlebihan
Netflix, Spotify, YouTube Premium, Disney+, Prime, dll. Banyak orang langganan 4-5 platform sekaligus, padahal aktif nonton cuma satu.
Total bisa: Rp300.000-Rp500.000/bulan = Rp6 juta/tahun
Solusi:
-
Pakai maksimal 1-2 platform.
-
Berhenti langganan yang jarang dipakai.
-
Alternatif gratis: YouTube, podcast, perpustakaan digital.
5. Pendukung Kesehatan yang Tidak Diperlukan
Vitamin, booster Kekebalan, collagen, detoks-padahal pola makan masih berantakan.
Sebagian besar Pendukung Kesehatan tidak diperlukan jika:
-
Tidur cukup
-
Makan seimbang
-
Latihan rutin
Solusi: Konsultasi Bersama Praktisi Medis atau ahli gizi. Jangan konsumsi berdasarkan iklan.
6. Aksesori Hewan Peliharaan yang Berlebihan
Baju lucu, mainan mahal, stroller kucing, tempat makan premium-padahal hewannya tidak peduli. Banyak pemilik hewan menghabiskan jutaan hanya Bagi estetika. Hewan butuh:
-
Makan bergizi
-
Markas bersih
-
Perawatan Medis Kesejajaran
7. Literatur-Literatur yang Tidak Pernah Dibaca
Beli Literatur Sebab diskon, tampilan bagus, atau FOMO. Akhirnya menumpuk Ke rak tanpa pernah dibuka.
Jika satu Literatur Rp100.000 dan beli 20 Literatur = Rp2 juta mengendap tanpa manfaat.
Solusi:
-
Beli Setelahnya benar-benar mau membaca.
-
Gunakan perpustakaan atau e-book.
-
Terapkan aturan: 1 Literatur selesai → Terbaru beli lagi.
8. Produk Kebersihan Bersama Fungsi Serupa
Sabun wajah A, toner B, serum C, cleanser D-padahal fungsinya mirip.
Marketing skincare membuat orang membeli 6 produk Bagi satu kebutuhan.
Solusi:
-
Cleanser
-
Moisturizer
-
Sunscreen
Lebih Bersama itu sering kali tidak perlu.
9. Busana Murah tapi Tidak Konsisten Lama
Beli kaos Rp50.000, rusak Untuk 2 bulan. Ulang terus. Padahal kaos Rp150.000 bisa Konsisten 2 tahun.
Kesalahan Individu umum: Fokus harga murah, bukan nilai jangka panjang.
10. Minuman Kafein & Minuman Terkini
Rp25.000 per Gelas × 20 hari kerja = Rp500.000/bulan = Rp6 juta/tahun hanya Bagi minuman.
Padahal Minuman Kafein kemasan Ke Tempattinggal: Rp2.000 per Gelas.
Tips Mengatur Keuangan Ala Frugal Living
1. Tunda 48 Jam Sebelumnya Membeli
Jika Setelahnya 2 hari masih merasa butuh, Terbaru beli.
2. Hitung Biaya Tahunan
Jangan lihat harga harian, lihat total setahun.
3. Fokus Nilai, Bukan Gengsi
Produk murah tapi sering rusak = mahal Untuk jangka panjang.
4. Sadari “Silent Spending”
Pengeluaran kecil tapi rutin adalah pembunuh keuangan terbesar.
Kebocoran Perbankan jarang datang Bersama satu pembelian besar, tapi Bersama puluhan pembelian kecil yang Disorot wajar. Bersama menghentikan 5-10 kebiasaan sepele Ke atas, rata-rata orang bisa menghemat: Rp500.000 – Rp2.000.000 per bulan = Rp6 juta – Rp24 juta per tahun
Tanpa harus:
(dag/dag)
[Gambas:Video CNBC]
Artikel ini disadur –> Cnbcindonesia Indonesia: 10 Benda yang Sebaiknya Tidak Dibeli Lagi, Bikin Keuangan Boros











