Market  

Idr Menguat Lagi, Bisa Balik Hingga Kisaran Rp17.000?




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai Mata Uang Idr Pada Matauang Asing Amerika Serikat (AS) Di Di Tren penguatan Di perdagangan akhir pekan ini, seiring Di Di melemahnya indeks Matauang Asing AS (DXY).

Di Tren ini, lantas apakah kurs Idr mampu kembali Hingga level kisaran Rp 17.000/US$ Di jangka pendek?

Ekonom Bank BTN Myrdal Gunarto mengatakan, syarat Idr bisa Hingga level Rp17.000-an adalah tekanan Dunia mereda hingga harga Energi dunia konsisten Di kisaran US$70 per barel.

“Kalau mau balik Di bawah Rp 18.000 syaratnya ya tekanan Dunia mereda, Konflik Bersenjata beneran selesai, harga Energi juga turun Di bawah 70 Matauang Asing per barrel, dan pandangan investor Dunia Pada Indonesia juga balik normal lagi,” kata Myrdal kepada CNBC Indonesia Pada dihubungi Jumat (10/7/2026).

Myrdal mengatakan jika kombinasi Kepuasan itu tercipta, maka Idr bisa menguat hingga Hingga Rp17.600 per Matauang Asing.

“Nah kalau itu udah terjadi ya saya rasa sih investor Berencana balik dan bikin Idr kembali menguat sih Hingga level Di bawah Rp 18.000,” ujar Myrdal. “Sebab proyeksi kita Di level Di Rp 17.600,” tegasnya.

Seperti diketahui, Idr kembali melampaui level Rp18.000/US$ Sesudah sempat Hingga Rp17.000-an.

Melansir data Refinitiv, Nilai Mata Uang Idr ditutup Di posisi Rp18.045/US$ atau terapresiasi 0,14% Di perdagangan Jumat (10/7/2026).

Penguatan ini sekaligus membalikkan posisi Idr Di penutupan perdagangan Sebelumnya Itu, ketika Nilai Mata Uang Garuda ditutup Di level terlemah Di sebulan terakhir.

Sepanjang perdagangan hari ini, Idr sejatinya sudah dibuka menguat Di pagi tadi. Penguatan tersebut berlanjut hingga penutupan perdagangan, Di Idr bergerak Di rentang Rp18.045-Rp18.075/US$.

Sambil Itu, indeks Matauang Asing AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback Pada enam Nilai Mata Uang utama dunia, per pukul 15.00 WIB terpantau terkoreksi 0,11% Hingga level 100,788.

Pergerakan Idr Di perdagangan hari ini Menyambut angin segar Di pelemahan indeks Matauang Asing AS Di pasar Dunia.

Matauang Asing AS melemah Sebagai sesi kedua beruntun Sesudah Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali melancarkan serangan. Meski ketegangan Timur Di kembali Menimbulkan Kekhawatiran, pelaku pasar juga mencermati perkembangan harga Energi dan prospek Kenaikan Penurunan Nilai Mata Uang Dan Jasa Dunia.

(arj/arj)



Add



as a preferred

source on Google



[Gambas:Video CNBC]

Artikel ini disadur –> Cnbcindonesia Indonesia: Idr Menguat Lagi, Bisa Balik Hingga Kisaran Rp17.000?

คุณสามารถเข้าสู่ระบบการเรียนรู้และฝึกฝนเทคนิคการเล่นได้ที่ https://pgth.uk.com/ทดลองเล่นสล็อต/