Jakarta –
Lima tahun kehadiran Livin’ by Mandiri turut mengubah cara Komunitas mengakses layanan perbankan. Hal ini tercermin Di jumlah User Livin’ by Mandiri yang mencapai 42,1 juta hingga Agustus 2026.
Peran Livin’ juga terlihat Di pembukaan rekening nasabah Mutakhir. Sebanyak sembilan Di 10 nasabah Mutakhir kini membuka rekening secara langsung Lewat Livin’. Hingga Samping Itu, nasabah Livin’ berkontribusi Pada 89% Di total saldo tabungan Bank Mandiri.
Perkembangan Livin’ by Mandiri terus dikembangkan Didalam Memperkenalkan berbagai solusi pengelolaan kekayaan dan pembiayaan. Pembaruan tersebut sejalan Didalam semangat “Tumbuh Bersama Majukan Indonesia”.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Di hampir lima tahun ini, kami melihat perubahan kebutuhan nasabah Di yang awalnya fokus Ke kemudahan bertransaksi, kini bergerak Ke pengelolaan aset dan pencarian solusi pembiayaan yang paling menguntungkan Untuk nasabah,” ujar SVP Digital Peritel Banking Bank Mandiri Yanto Masyap Di keterangannya, Kamis (1/10/2026).
Yanto menjelaskan masih banyak orang yang menganggap Penanaman Modal Di Negeri hanya dapat dilakukan ketika Memiliki dana lebih, Sambil Itu pembiayaan dilakukan Pada nasabah tidak Memiliki aset. Padahal, menurutnya, kedua hal tersebut tidak harus demikian.
“Perkembangan yang sekarang kami hadirkan Hingga Livin’ membuat nasabah tidak hanya mudah berinvestasi, tetapi juga dapat menggunakan aset investasinya sebagai solusi Sebagai Merasakan pembiayaan yang mendukung berbagai tujuan Perbankan nasabah,” imbuhnya.
Yanto menjelaskan SBN Perdana maupun SBN Sekunder yang telah dimiliki nasabah dapat dijadikan agunan Sebagai pengajuan kredit. Karenanya, nasabah yang membutuhkan dana segar tidak perlu mencairkan investasinya, instrumen Penanaman Modal Di Negeri tetap berjalan dan menghasilkan imbal hasil.
Demikian juga halnya Didalam Deposito, nasabah dapat menjadikannya sebagai cash collateral. Yanto menyampaikan pengajuan Kredit Agunan SBN dan Kredit Agunan Deposito dapat dilakukan Didalam cepat, mudah, dan nyaman Di Livin’ tanpa perlu menghubungi pegawai cabang dan tanpa meminta dokumen tambahan apapun.
Lewat Livin’, nasabah juga dapat mengakses pembiayaan Sebagai aset yang ingin dibeli. Salah satunya Lewat Livin’ KPR, yang memungkinkan nasabah mencari Tempattinggal Mutakhir Di pengembang yang tersedia Hingga katalog Livin’ maupun mengajukan kredit Sebagai Tempattinggal bekas.
Livin’ KPR tidak hanya menyediakan kalkulator Sebagai menghitung estimasi cicilan. Sistem tersebut juga mengecek kemampuan nasabah secara lebih detail Supaya hasil simulasi KPR dapat langsung menjadi penawaran kredit. Sesudah Memiliki Tempattinggal, nasabah juga dapat mengakses dana tunai Didalam menjadikan Tempattinggal tersebut sebagai agunan.
“Livin’ telah mengintegrasikan berbagai instrumen Penanaman Modal Di Negeri, Supaya nasabah tidak perlu berpindah platform. Nasabah dapat memulai Penanaman Modal Di Negeri Reksa Dana Didalam modal yang sangat terjangkau mulai Di Rp10 ribu, berpartisipasi Di pendanaan Bangsa Lewat instrumen SBN Perdana maupun SBN Sekunder, hingga melakukan transaksi saham. Seluruh instrumen tersebut terintegrasi Didalam rapi Di portofolio Livin’, Supaya nasabah dapat Meninjau dan mengelola seluruh kekayaannya Hingga satu tempat,” lanjutnya.
Menjelang HUT Hingga-28 Bank Mandiri Ke 2 Oktober 2026, perjalanan Livin’ by Mandiri Menunjukkan perkembangan layanan perbankan yang terus menyesuaikan kebutuhan Komunitas. Sebagai Pada Di Ekosistem Danantara, Bank Mandiri turut Mendorong transformasi tersebut Lewat Pembaruan Livin’ by Mandiri Sebagai Memperkenalkan layanan Perbankan yang Lebihterus relevan Untuk Komunitas.
“Perkembangan Ilmu Pengetahuan yang kami hadirkan Hingga Livin’ bukan sekadar tentang Kemajuan sistem, melainkan tentang bagaimana kami bisa Memberi dampak yang nyata. Kami berkomitmen Sebagai terus menjadi mitra Perbankan yang adaptif, mendampingi nasabah Lewat setiap fase kehidupannya agar kita bisa terus tumbuh bersama mewujudkan masa Di Perbankan yang lebih baik. Nantikan berbagai Perkembangan yang Akansegera segera kami hadirkan” pungkas Yanto.
(akn/ega)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita: 5 Tahun Hadir, User Livin’ by Mandiri Tembus 42,1 Juta











