Jakarta, CNBC Indonesia- Instrumen Penanaman Modal Untuk Negeri exchange traded fund (ETF) emas yang Mutakhir diluncurkan BEI disebut Direktur Utama Trimegah Asset Management, Antony Dirga sebagai aset kelas Mutakhir yang bisa menjadi Potensi Penanaman Modal Untuk Negeri Mutakhir Untuk investor ritel maupun institusi Hingga Bursa Efek Indonesia.
Untuk jangka Panjang ETF emas Memiliki Potensi Kemajuan yang besar Hingga Bursa Efek RI Justru menurut Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto ETF emas Indonesia bisa menyaingi pasar India dan Singapura. Akan Tetapi Di ini masih membutuhkan Pembelajaran dan sosialisasi kepada para investor Yang Berhubungan Bersama potensi dan risikonya ETF emas.
Antony Dirga menyebutkan Pembuatan Penanaman Modal Untuk Negeri Bursa Efek termasuk instrument ETF emas masih membutuhkan optimalisasi mengingat AUM (Assets Under Management) Pada PDB RI masih 4,5% jauh Hingga banding Malaysi dan Thailand. Samping Itu ETF Emas diharapkan juga bisa Memikat investor Mutakhir Sebagai masuk Hingga instrumen Mutakhir ini.
Seperti apa tantangan dan Potensi Pembuatan ETF emas RI? Selengkapnya simak dialog Shania Alatas Bersama Direktur Utama Trimegah Asset Management, Antony Dirga Untuk Regional Power Lunch, CNBC Indonesia (Rabu, 12/08/2026)
Artikel ini disadur –> Cnbcindonesia Indonesia: Airlangga Yakin ETF Emas RI Bisa Saingi India, Ini Kata Bos MI











