Market  

Arab Alihkan Jalur Penjualan Barang Hingga Luar Negeri, Harga Migas Turun!




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga Migas turun Sesudah Arab Saudi mengalihkan sebagian Penjualan Barang Hingga Luar Negeri Migas mentahnya Melewati Selat Hormuz Untuk mengimbangi penutupan pipa Migas utama. Hal itu telah meredakan kekhawatiran pasar bahwa gangguan Di pasokan Dunia.

Mengutip CNBC Internasional, Perjanjian berjangka Brent, patokan internasional, turun US$1,01 dan ditutup Ke US$104,82 per barel Ke perdagangan Kamis. Migas mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 52 sen dan ditutup Ke US$101,91.

Sambil Itu harga Migas mentah AS naik hampir 2% sepanjang pekan ini dan telah naik lebih Bersama 18% sepanjang bulan ini.

Mengutip sumber Reuters, pihak Saudi menyediakan kargo Migas mentah tambahan Untuk kilang-kilang Ke Asia Melewati Peralihan kapal-Hingga-kapal Ke luar Selat Hormuz, Disekitar pelabuhan Sohar Ke Oman.

Kapal tersebut mengangkut Migas mentah Melewati Selat Hormuz dan Sesudah Itu memuatnya Hingga kapal tanker yang menunggu Ke luar selat tersebut, Agar kapal-kapal ini dapat menghindari risiko serangan Iran Di berlayar Hingga Teluk.

Direktur Studi Barang Dagangan Ke Kpler Matt Smith mengatakan, pemuatan Migas mentah Arab Saudi Ke pelabuhan-pelabuhan Teluk Timur Ditengah Menyaksikan peningkatan sepanjang bulan ini.

Ke Di Itu, volume pemindahan Migas antar kapal Ke Teluk Oman telah Meresahkan menjadi 2,7 juta barel per hari dibandingkan Bersama 1,5 juta bpd Ke bulan Agustus 2026.

“Tetapi, sulit Untuk mengetahui apakah Arab Saudi atau Negeri-Negeri Teluk lainnya yang berada Ke balik pemindahan tersebut,” ujarnya, Jumat (18/9/2026).

Pembantu Ri Energi AS Chris Wright mengatakan kepada CNBC Ke hari Selasa bahwa pihak Saudi telah Memutuskan tindakan cepatuntuk mengekspor lebih banyak Migas Melewati Selat Hormuz Bersama Dukungan militer AS.

Sumber Reuters lainnya menyebut, awal pekan ini, pihak Saudi menghentikan pemuatan Migas mentah Ke terminal Penjualan Barang Hingga Luar Negeri Laut Merah Ke Yanbu dan membatalkan beberapa pengiriman Hingga pelanggan Ke Eropa.

Yanbu telah menjadi rute utama Penjualan Barang Hingga Luar Negeri Migas Arab Saudi Sebelum Iran mulai menyerang kapal tanker Ke Selat Hormuz, menyusul serangan AS dan Israel Di Negeri tersebut Ke akhir Februari.

Pihak Arab Saudi menutup pipa Migas Timur-Barat Ke akhir pekan lalu Sesudah pipa tersebut Menyaksikan kerusakan akibat serangan drone yang diluncurkan Bersama Irak.

Pembantu Ri Energi AS mengatakan kepada CNBC bahwa gangguan tersebut merupakan gangguan singkat dan Sambil Itu yang Berencana berlangsung Di hitungan hari.

Tetapi, analis independen memperingatkan bahwa perbaikan kerusakan tersebut bisa memakan waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan.

Rapidan Energy Meramalkan Penjualan Barang Hingga Luar Negeri Migas mentah Arab Saudi Berencana turun sebesar 400.000 barel per hari bulan ini akibat gangguan Ke pipa tersebut. Tetapi, penurunan pengiriman Bersama Yanbu diperkirakan Berencana sebagian diimbangi Bersama peningkatan Penjualan Barang Hingga Luar Negeri Melewati Selat Hormuz.

“Risiko tetap condong Hingga arah gangguan yang lebih besar jika gangguan Ke pipa tersebut berlanjut hingga Sesudah September atau jika Iran, Houthi, atau kelompok-kelompok proksi lainnya Meningkatkan serangan,” tuturnya.

(rob/rob)

[Gambas:Video CNBC]

Artikel ini disadur –> Cnbcindonesia Indonesia: Arab Alihkan Jalur Penjualan Barang Hingga Luar Negeri, Harga Migas Turun!

nagabet76slot gacorslot online slot gacor terpercaya
server slot thailand
slot gacor mudah maxwin
nagabet76 login
situs slot gacorbr