Market  

BPS-Jasa Marga Integrasi Data, 70% Arus Tol Kini Tercatat Statistik




Jakarta, CNBC Indonesia – PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama Badan Pusat Statistik (BPS) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) integrasi dan pertukaran data statistik lalu lintas jalan tol.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono, menjelaskan Melewati kolaborasi ini, Jasa Marga memperkuat pemanfaatan data statistik Di Membahas dinamika ekonomi dan transportasi, termasuk keterkaitannya Didalam Kegiatan Ekspedisi serta mobilitas Komunitas.

“Informasi statistik yang akurat dan terintegrasi dapat membantu kami memahami perkembangan ekonomi Daerah, pergerakan sektor transportasi, serta keterkaitannya Didalam Kegiatan Ekspedisi dan operasional jalan tol,” kata Rivan Melewati siaran pers, Minggu (8/11/2026).

Melewati MoU ini, kedua institusi Akansegera Membuat mekanisme integrasi dan pertukaran data serta informasi Melewati Application Programming Interface (API) Didalam memanfaatkan platform masing-masing pihak.

Kerja sama juga mencakup Upgrade integrasi data serta pemantauan dan evaluasi bersama secara berkala Bagi memastikan proses pertukaran data berjalan secara terstruktur dan berkelanjutan.

Rivan menambahkan, pemanfaatan data statistik BPS diharapkan dapat memperkaya analisis data lalu lintas dan memperkuat kapabilitas data intelligence Di Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC).

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menambahkan big data lalu lintas jalan tol yang dihimpun Jasa Marga setiap hari, Memperoleh potensi besar Bagi memperkuat Standar datastatistik, khususnya Di mengukur Kegiatan sektor transportasi dan kontribusinya Pada perekonomian.

Di Di Itu, data lalu lintas jalan tol juga dapat digunakan Bagi membaca Kegiatan ekonomi antarwilayah.

“Jalan tol berperan penting Di sebagai pengungkit Kegiatan ekonomi yang setiap triwulan kami ukur. Kegiatan ekonomi ini kami ukur Didalam semua Daerah yang akhirnya berujung Di Kemajuan ekonomi. Tentunya Sebab kita tahu jalan tol ini menggerak konektivitas dan Kemajuan ekonomi, data yang kami kumpulkan menjadi sangat kritikal dan urgent,” kata
Amalia.

Ia melanjutkan, kolaborasi Didalam Jasa Marga memungkinkan BPS memperoleh sumber data yang lebih akurat dan terperinci Di Menyita serta mengukur Kegiatan ekonomi.

Didalam Sebab Itu, pengukuran tidak selalu harus menunggu hasil survei. Terlebih, data yang tersedia Di ini kata Amalia telah mencakup Disekitar 70% lalu lintas jalan tol.

Amalia menambahkan, denyut Kegiatan ekonomi yang dapat ditangkap Melewati data traffic jalan
tol Jasa Marga/JMTC misalnya Di Di terjadi pandemik COVID19. Penurunan Kegiatan ekonomi diikuti Didalam penurunan traffic jalan tol.

Menurut Amalia, integrasi data BPS dan Jasa Marga juga berpeluang Memperbaiki akurasi statistik yang dihasilkan BPS. Melewati analisis bersama, data lalu lintas Jasa Marga dapat diintegrasikan Didalam data pergerakan Komunitas Di Disekitar jalan tol Bagi menghasilkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai Kegiatan Peningkatan Ekonomi.

BPS juga Mendorong Pembaruan pemodelan, prediksi, dan proyeksi mobilitas Komunitas Melewati integrasi data statistik dan big data kedua institusi.

(arj/arj)

[Gambas:Video CNBC]

Artikel ini disadur –> Cnbcindonesia Indonesia: BPS-Jasa Marga Integrasi Data, 70% Arus Tol Kini Tercatat Statistik

nagabet76slot gacorslot online slot gacor terpercaya
server slot thailand
slot gacor mudah maxwin
nagabet76 login
situs slot gacorbr Slot Gacor Resmi Hari Ini
https://indyfest.net/
https://indyfest.net/gallery/
https://indyfest.net/privacy-policy-2/
https://www.tcconstruct.net/projects