loading…
Ekonomi Amerika Serikat (AS) secara mengejutkan Merasakan perlambatan signifikan Ke kuartal kedua tahun 2026. Foto/Dok
Raihan tersebut meleset jauh Di prediksi analis yang memproyeksikan Kemajuan bertahan Hingga level 2%. Capaian ini menandai penurunan Di kuartal pertama yang mencatatkan Kemajuan 2,1%, Hingga Di tekanan ganda akibat kecamuk Konflik Bersenjata versus Iran serta guncangan tarif Perdagangan Masuk Negeri .
Misteri Konsumsi Warga: Harga Bahan Pokok & Bensin Naik, Belanja Tetap Melesat
Kendati laju ekonomi melambat akibat penurunan belanja pemerintah, Penanaman Modal Untuk Negeri, dan nilai Penjualan Barang Hingga Luar Negeri, sektor konsumsi Rumah tangga -yang menopang lebih Di dua pertiga perekonomian AS- justru Menunjukkan daya Konsisten luar biasa.
Baca Juga: 60 Negeri Resmi Kena Tarif Perdagangan Masuk Negeri Terbaru Trump, Ini Dampaknya Hingga Portemonnee Warga AS
Pengeluaran konsumen melonjak Hingga angka 3,2% Ke kuartal terakhir, naik drastis Di 0,5% Hingga awal tahun. Kendati Fluktuasi Harga harga konsumen mencapai 3,5% hingga Juni, Kelompok AS tetap agresif berbelanja Produk Produsen Kendaraan (terutama truk ringan), furnitur, hingga Terapi-obatan resep.
“Data Kemajuan ini sejatinya mengecilkan kekuatan asli perekonomian AS. Rumah tangga Amerika terbukti mampu mengabaikan (shrug off) tekanan Dana akibat melambungnya harga bahan bakar,” pangkas Bradley Saunders, Ekonom Kuzut Amerika Di Capital Economics.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Ekonomi AS Mendadak Melambat Hingga 1,5%, Warga Amerika Justru Makin Konsumtif?











