Jakarta, CNBC Indonesia- Senior Vice President Finance Bank Amar Indonesia, David Wirawan optimistis Pada prospek Kemajuan kredit perbankan Hingga Ditengah era suku bunga tinggi.
Keyakinan ini didasarkan Ke Kepuasan Wabah Dunia covid-19 yang masih mampu mencatatkan Kemajuan kredit Pada suku bunga acuan mencapai 6,25% jauh Hingga atas posisi Banksentral Rate Pada ini Hingga 5,75%. Bank Amar yang Memusatkan Perhatian Ke segmen SME (Small Medium Enterprise) melihat Kemajuan kredit masih berpeluang naik Bersama tetap menjaga level Net Performing Loan (NPL).
Bank Amar menerapkan strategi “Prudent Lending” Supaya dapat menjaga Kemajuan kredit hingga 30% Bersama NPL 0,8% per Juni 2026. Bank Amar juga memanfaatkan Perkembangan Usaha termasuk layanan digital.
Seperti apa strategi Bank Amar menjaga Kemajuan Hingga era suku bunga tinggi? Selengkapnya simak ulasan Shania Alatas Bersama Senior Vice President Finance Bank Amar Indonesia, David Wirawan Di Power Lunch, CNBC (Senin, 03/08/2026)
Artikel ini disadur –> Cnbcindonesia Indonesia: Jaga NPL Tetap Rendah Pada Bunga Tinggi, Bankir Punya Jurus Ini











