Usaha Camilan Didalam Resep Keluarga Ini Naik Kelas Lewat LinkUMKM BRI




Jakarta, CNBC Indonesia – NM Kitchen merupakan usaha Konsumsi ringan Di Jakarta Selatan yang dirintis Sebelum 2006. Produk yang dipasarkan mencakup nastar, kastengel, cheesecake, brownies, donat, puding, serta berbagai jenis camilan lainnya.

Sebelum awal berdiri, NM Kitchen mengandalkan resep keluarga dan menjaga Standar produk Melewati standar produksi yang diterapkan secara konsisten. Pemilik NM Kitchen Natalia Mutiara mengatakan bahwa Di 2020 ia Membahas peran penuh melanjutkan usaha dan menyesuaikan pendekatan penjualan mengikuti perubahan Situasi ekonomi serta kebutuhan pasar.

“Awalnya usaha ini dimulai Di usaha milik ibu saya Di tahun 2006. Pada itu, saya membantu Didalam menawarkan kue buatan ibu Hingga teman-teman kerja. Lalu, Pada Wabah Internasional Covid-19 Di tahun 2020, saya mulai melanjutkan usaha ini sepenuhnya. Sebab Situasi yang mengharuskan semua orang Di Tempattinggal dan kebutuhan ekonomi yang mendesak, saya memutuskan Untuk berjualan sendiri,” ujar Natalia dikutip Di keterangannya, Selasa (20/1/2026).

Di Pembaruan usahanya, Natalia memanfaatkan ekosistem pembelajaran dan pendampingan yang disediakan BRI Melewati platform LinkUMKM. LinkUMKM merupakan Jalur Digital BRI yang dirancang sebagai ekosistem pemberdayaan Pelaku Ekonomi Kecil Untuk mendukung kenaikan kelas usaha Melewati pendekatan yang sistematis dan berkelanjutan.

Platform ini memperkuat kapasitas Pelaku Ekonomi Kecil Didalam strategi berbasis data dan Ilmu Pengetahuan, termasuk fitur Self Assessment Naik Kelas Untuk memetakan posisi usaha dan mengarahkan rekomendasi pelatihan yang relevan. Selain penguatan kapasitas, LinkUMKM menyediakan akses pendampingan dan perluasan pasar Melewati Pelaku Ekonomi Kecil Smart, Coaching Clinic, Etalase Digital, Komunitas, serta kanal Media. Didukung lebih Di 690 modul pelatihan daring dan luring serta terhubung Didalam jaringan Tempattinggal BUMN, LinkUMKM Merangsang Pembaruan Pelaku Ekonomi Kecil secara menyeluruh.




Melewati ekosistem tersebut, pelaku usaha memperoleh rujukan pembelajaran yang dapat diterapkan Di kebutuhan usaha sehari-hari. Natalia pertama kali mengenal LinkUMKM BRI Pada mengikuti pelatihan Di Tempattinggal BUMN Jakarta. Di kegiatan tersebut, ia mulai memanfaatkan modul pembelajaran, khususnya Yang Terkait Didalam manajemen pemasaran, Untuk diterapkan Di Kegiatan usaha sehari-hari.

“Saya pertama kali mengenal LinkUMKM BRI Pada mengikuti pelatihan Di Tempattinggal BUMN Jakarta. Pada itu, ada sesi sosialisasi tentang platform LinkUMKM yang membantu pelaku usaha Untuk belajar dan Membuat Usaha. Di sana saya mulai tertarik Untuk bergabung dan saya lebih menyempatkan diri Untuk membaca modul-modul pembelajaran Di LinkUMKM,” ungkap Natalia.

Penjualan NM Kitchen dijalankan secara online Melewati WhatsApp dan Instagram Untuk Memperoleh pesanan dan berkomunikasi langsung Didalam pelanggan. Di sisi produksi, NM Kitchen menggunakan bahan yang fresh dan proses pembuatan dilakukan sendiri Untuk menjaga konsistensi rasa. Standar produksi diterapkan Di setiap pesanan agar Standar produk tetap terjaga dan layanan berjalan konsisten.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengungkapkan bahwa LinkUMKM menjadi Dibagian Di pendekatan BRI Di memperkuat kompetensi usaha dan memperluas akses Pembaruan Pelaku Ekonomi Kecil.

“LinkUMKM dirancang Untuk memperkuat kemampuan pelaku usaha Melewati pembelajaran yang aplikatif, pendampingan, dan akses Pembaruan pasar. NM Kitchen menjadi bukti bahwa ekosistem pembelajaran dan pendampingan yang tepat dapat mempercepat penguatan kapasitas usaha hingga naik kelas. BRI Berencana terus memperkuat Pelaku Ekonomi Kecil agar Lebihterus tangguh, inklusif, dan siap naik kelas sebagai penggerak Keadaan Ekonomi Negara,” pungkas Akhmad.

(rah/rah)

Artikel ini disadur –> Cnbcindonesia Indonesia: Usaha Camilan Didalam Resep Keluarga Ini Naik Kelas Lewat LinkUMKM BRI