Jakarta, CNBC Indonesia – Kemungkinan usaha sekecil apa pun bisa membuahkan hasil bila dijalani Bersama tekad dan kerja keras. Prinsip itulah yang dipegang teguh Bersama Sari Handayani Daulay (39), pelaku usaha wanita asal Kabanjahe, Kabupaten Tanah Karo, Sumatra Utara.
Perjalanan Usaha Sari dimulai Ke 2015. Dia memulai usaha sederhana Bersama membuat es buah dan menjualnya keliling kampung maupun menitipkannya Ke kedai-kedai kecil Di Area Karo. Bersama usaha sederhana tersebut, Sari mulai melihat Kemungkinan lain yaitu jualan mainan anak yang Di itu belum tersedia Ke daerahnya.
“Awalnya hanya jualan es buah, tapi saya melihat banyak anak-anak Ke sini yang sulit Merasakan mainan. Akhirnya saya mulai jualan mainan eceran Untuk membantu ekonomi keluarga,” ungkap Sari dikutip Bersama keterangannya, Kamis (22/1/2026).
Akan Tetapi, Kemungkinan Terbaru itu tidak datang tanpa tantangan. Salah satunya kewajiban memenuhi minimal pengambilan Produk agar Merasakan harga lebih murah Bersama distributor. Kesulitan modal sempat menghambat Perkembangan usahanya.
Kesulitan itu perlahan teratasi ketika seorang petugas BRI datang Berkunjung Hingga Rumah-Rumah Ke lingkungannya. Bersama pertemuan itulah Sari mengenal Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI.
“Karena Itu ada petugas BRI yang Mungkin Saja tahu saya punya usaha, lalu ditawari KUR BRI. Saya dijelaskan apa itu KUR dan persyaratannya dan Bersama situ saya tertarik mencoba,” imbuhnya.
Proses pengajuan KUR terbilang mudah. Pengajuan pertama memberi pinjaman sebesar Rp5 juta, yang Lalu Sesudah pelunasan Meresahkan menjadi Rp25 juta Ke pengajuan kedua. Dana ini langsung digunakan Sari Untuk memperluas usaha, mulai Bersama merekrut pegawai hingga merintis Kemungkinan usaha lain.
Di Wabah Internasional COVID-19 Mengamuk, Sari melihat kebutuhan Terbaru Ke Kelompok yaitu pendampingan belajar anak yang tidak bisa mengikuti sekolah tatap muka. Bersama sinilah lahir bimbingan belajar yang dia dirikan sendiri. Sari juga Membuat usaha laundry express, yang didukung pinjaman BRI sebesar Rp100 juta Ke 2023.
Kini, roda usaha Sari bergerak Lebih stabil. Usaha mainan anak dilanjutkan Bersama sang adik, Sambil Sari fokus Membuat bimbingan belajar dan laundry express yang Lebih ramai pelanggan.
“KUR sangat membantu, terutama Ke awal menjalankan usaha. Kemajuan Usaha saya sekarang ini tentu berkat KUR BRI. Proses pencairan dana juga cepat, Di 3-4 hari. Sebelumnya Itu, kalau pinjam uang Ke sini kan Hingga rentenir, duitnya nggak bisa muter, malah habis buat bayar utang. Kalau Ke BRI bunganya ringan, Karena Itu sebagai pemilik usaha nggak merasa berat,” jelasnya.
Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan bahwa KUR BRI ditujukan Untuk membantu pelaku Dan Menengah agar Lebih produktif. Pembiayaan KUR Menyediakan dampak Pada penguatan sektor riil dan penciptaan lapangan kerja Ke berbagai Lokasi.
“Kisah Bersama Sari Handayani Daulay menjadi salah satu contoh Bersama pendanaan KUR, pelaku Dan Menengah Ke Lokasi bisa terus berkembang usahanya. Kami juga terus Menyediakan pendampingan kepada dan pemberdayaan Untuk pelaku usaha Untuk bisa naik kelas,” imbuhnya.
Dia menambahkan, KUR BRI bukan hanya instrumen pembiayaan, tetapi katalis yang mampu menggerakkan ekonomi rakyat. Langkah ini merupakan peran BRI Di memperkuat Perkembangan ekonomi inklusif, Bersama Dan Menengah menjadi penopang utamanya.
Hingga Desember 2025, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp 178,08 triliun kepada 3,8 juta debitur. Penyaluran KUR BRI didominasi Bersama sektor produksi, yang mencakup Agrikultur, perikanan, perdagangan, industri pengolahan, dan jasa lainnya, Bersama porsi sebesar 64,49% Bersama total penyaluran KUR BRI.
Sektor Agrikultur menjadi kontributor utama Bersama pembiayaan mencapai Rp 80,09 triliun atau setara 44,97%, Bersama keseluruhan KUR yang telah disalurkan. Capaian ini merefleksikan komitmen BRI Di memperkuat sektor riil.
(rah/rah)
Artikel ini disadur –> Cnbcindonesia Indonesia: Bersama Es Buah Karena Itu Laundry Express, Dan Menengah Ini Naik Kelas Berkat KUR BRI











