Pengunduran Diri Dirut BEI Redam Tekanan Jangka Pendek, Krisis Kepercayaan Pasar Belum Terjawab

loading…

Penguatan IHSG 1,18% Ke perdagangan Jumat (30/1) pasca pengunduran diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) dinilai lebih technical rebound Setelahnya Kebugaran oversold, bukan Penyembuhan kepercayaan investor. Foto/Aldhi Chandra, SINDO Photo

JAKARTA – Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) sebesar 1,18% Ke perdagangan Jumat (30/1) pasca pengunduran diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) dinilai lebih mencerminkan technical rebound Setelahnya Kebugaran oversold, bukan Penyembuhan kepercayaan investor Pada tata kelola Bursa Efek Indonesia.

Analis Ekonomi Politik dan Co-Founder FINE Institute, Kusfiardi menilai bahwa rebound IHSG tersebut merupakan respons teknikal yang lazim terjadi Setelahnya koreksi tajam hampir 10% Untuk dua hari perdagangan Sebelumnya Itu. Baca Juga: Penyegaran Otoritas Bursa Efek Ke Di Badai MSCI, Kepercayaan Investor Bakal Pulih?

“Pasar berada Untuk Kebugaran jenuh jual. Rebound hari ini lebih bersifat teknikal dan psikologis, bukan refleksi perubahan fundamental atau Penyembuhan kepercayaan,” ujar Kusfiardi Untuk keterangan tertulisnya, Jumat (30/1).

Ia menjelaskan, pola pergerakan IHSG yang sangat volatil -sempat menguat lebih Di 2%, berbalik Di zona negatif pasca pengumuman pengunduran diri Dirut BEI, lalu kembali menguat- Menunjukkan pasar masih rapuh secara psikologis dan belum Memiliki keyakinan arah yang solid.

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Pengunduran Diri Dirut BEI Redam Tekanan Jangka Pendek, Krisis Kepercayaan Pasar Belum Terjawab