Pasar Bergejolak, Trader Kripto Perlu Perbaharui Strategi




Jakarta, CNBC Indonesia – Terdapat pepatah sederhana yang jarang dibicarakan, yakni pasar bearish (Gaya turun) seringkali mencetak uang lebih cepat daripada pasar bullish (Gaya naik).

Februari 2026 Berencana tercatat Di sejarah sebagai bulan Ke mana ilusi easy money Bagi investor ritel mulai runtuh. Di Pada Ethereum (ETH) menembus Ke bawah level psikologis US$ 3.000 Di tanggal 5 Februari lalu, jutaan investor ritel yang memegang teguh mantra HODL (Bertahan aset selamanya) melihat nilai portofolio mereka tergerus puluhan persen Di hitungan jam.

Alhasil, kepanikan terjadi. Forum diskusi Setelahnya Itu dipenuhi kebingungan dan penyesalan. Akan Tetapi, suasana yang sangat berbeda terjadi Ke Tatakan trading institusional dan Ke kalangan investor profesional. Tidak ada tanda-tanda kepanikan. Sebab, mereka melihat bahwa kejatuhan ini bukanlah bencana, melainkan “Pesta Volatilitas”.

Sebuah laporan strategi pasar yang sangat teknis dan mendalam bertajuk “Ethereum (ETH) Outlook 2026”, yang Terbaru saja dirilis Dari Skuat Investment Research Pluang, membongkar rahasia dapur bagaimana smart money tidak hanya bertahan, melainkan juga Memutuskan keuntungan masif Bersama crash ini.

Laporan ini menegaskan satu hal yakni strategi Penanaman Modal Di Negeri satu arah (hanya beli dan berharap naik) sudah usang Di 2026. Investor sangat memerlukan Kardus perkakas (toolkit) derivatif yang lebih canggih.

Mengapa Strategi “Buy the Dip” Kali Ini Berbahaya?

Sebelumnya masuk Ke strategi, kita harus memahami medan Arena. Mengapa harga Ethereum jatuh begitu Di?

Laporan Pluang Membeberkan bahwa pemicu utama kejatuhan ini bukanlah investor ritel yang menjual Lantaran takut, melainkan Likuidasi Struktural Institusional.

Data pasar forensik Menunjukkan bahwa pusat gempa berasal Bersama Hong Kong. Sejumlah hedge funds besar yang Memutuskan posisi leverage (utang margin) ugal-ugalan Di ekosistem Ethereum dipaksa Dari broker mereka Bagi melakukan likuidasi otomatis (forced selling). Ketika dana besar dipaksa menjual tanpa memandang harga, tidak ada level support yang aman.

Ditambah lagi Bersama faktor ETF Overhang. Laporan tersebut menyoroti bahwa banyak investor institusional yang memegang ETF Ethereum kini terjebak Di kerugian yang belum terealisasi (unrealized losses). Logika manajemen risiko mereka memaksa mereka Bagi Mengurangi posisi (de-risking), memperparah tekanan jual.

Di Kemakmuran seperti ini, strategi ritel klasik “Buy the Dip” (beli Pada turun) tanpa data adalah tindakan ‘bunuh diri’ Perbankan. Itu sama saja Bersama berdiri Ke Didepan kereta api Barang Dagangan yang Di melaju kencang, berharap bisa menghentikannya Bersama tangan kosong.

Lantas, apa saja strategi Terbaru yang harus dilakukan trader crypto profesional?

1. The Art of Short Selling (Crypto Futures)

Laporan Ethereum (ETH) Outlook ini membedah strategi utama yang digunakan institusi Pada pasar merah: Short Selling.

Banyak investor ritel alergi Bersama kata “Short”. Mereka menganggapnya jahat atau terlalu berisiko. Padahal, Short Selling adalah mekanisme pasar yang sehat Bagi penemuan harga wajar.

Melewati fitur Crypto Futures Ke platform seperti Pluang, trader profesional Memutuskan posisi Short (Jual) Di pasangan aset ETH/USDT.

  • Mekanisme: Mereka meminjam aset Bagi dijual Ke harga tinggi, Bersama janji membelinya kembali nanti Ke harga rendah. Selisihnya adalah profit mereka.
  • Fungsi Lindung Nilai (Hedging): Ini adalah Skor krusial yang dibahas Di laporan. Katakanlah Anda Memiliki 10 ETH Ke cold wallet yang Anda beli Ke harga rendah tahun lalu. Anda tidak ingin menjualnya Lantaran alasan Pph jangka panjang. Akan Tetapi, Anda tahu pasar Berencana jatuh bulan ini.

○ Apa yang Anda lakukan? Anda membuka posisi Short senilai 10 ETH Ke pasar Futures.

○ Jika harga ETH turun 20%, aset fisik Anda rugi 20% (Ke atas Alattulis), TAPI posisi Futures Anda untung 20% (tunai).

○ Net Result: Nilai kekayaan Anda terkunci. Anda selamat Bersama kerugian tanpa menjual aset utama Anda. Ini disebut strategi Delta Neutral.

Laporan lengkap Pluang Menyediakan panduan teknis mengenai level-level resistance Kunci Ke mana institusi biasanya menumpuk posisi Short mereka.

2. Bermain Catur Bersama Options (Saham Proxy)

Ini adalah Pada Ke mana laporan tersebut benar-benar memisahkan pemula Bersama trader pro Ke pasar Perbankan.

Selain Futures, trader pro menggunakan instrumen Options(Opsi) Di pasar saham Amerika Bagi Memperoleh eksposur Pada pergerakan crypto. Mengapa saham Amerika? Lantaran likuiditasnya sangat Di dan memungkinkan strategi yang lebih kompleks.

Laporan Pluang menyarankan penggunaan saham proxy seperti Coinbase (COIN) atau ETF Yang Terkait Bersama crypto.

  • Skenario Bearish (Long Put): Alih-alih men-short ETH secara langsung yang berisiko likuidasi jika harga memantul tiba-tiba (short squeeze), trader membeli opsi Put Di saham COIN. Opsi Put Menyediakan hak Bagi menjual saham Ke harga tertentu. Jika pasar crypto hancur, pendapatan Coinbase terancam, harga sahamnya turun, dan nilai opsi Put Anda meledak naik. Risikonya terbatas hanya Di premi yang Anda bayar, tapi potensi keuntungannya tidak terbatas.
  • Skenario Stagnan (Short Call): Jika pasar tidak bergerak kemana-mana (sideways), trader profesional menjual opsi Call (writing calls). Mereka Memperoleh “uang sewa” (premi) Bersama investor lain yang bertaruh harga Berencana naik. Ini adalah cara menghasilkan passive income Bersama portofolio yang Di “tidur”.

Panduan Ahli: Volatilitas Sebagai Ujian Kedewasaan Trader Crypto

Laporan tersebut juga memuat wawasan tajam Bersama Head of Investment Research Pluang, Jason Gozali. Dia menekankan bahwa kejatuhan harga ini adalah momen validasi Bagi trader serius. Bagi itu, jangan terjebak Di kepanikan ritel.

“Gunakan volatilitas ini Bagi menguji tesis Penanaman Modal Di Negeri Anda. Jika Anda percaya Di fundamental jangka panjang Akan Tetapi melihat risiko jangka pendek, disiplin manajemen risiko Melewati lindung nilai (hedging) adalah prioritas utama Sebelumnya melakukan akumulasi agresif,” kata dia.

Kutipan ini adalah pengingat bahwa Di trading, Lini Di (manajemen risiko) sama pentingnya Bersama penyerangan (mencari profit).

3. Strategi Manajemen Kas

Trader terbaik tahu kapan harus agresif dan kapan harus duduk diam. Akan Tetapi, duduk diam Ke dunia profesional bukan berarti membiarkan uang mati.

Laporan ini menyoroti strategi manajemen likuiditas yang sering diabaikan ritel: USD Yield. Pada pasar sangat tidak menentu (volatile) dan arah Gaya belum jelas, posisi terbaik adalah memegang uang tunai (Cash is a Position). Akan Tetapi, trader pro tidak memegang USDT/USDC tanpa bunga. Mereka memarkir amunisi mereka (“Dry Powder”) Ke instrumen Usd AS yang Menyediakan imbal hasil hingga ~3,38% p.a.

Ini Menyediakan dua keuntungan psikologis:

1. Anda dibayar Bagi bersabar menunggu setup trading yang sempurna.

2. Likuiditas Anda siap 100% Bagi dieksekusi (deployed) begitu indikator teknikal Menunjukkan sinyal Oversold.

Upgrade Skill Trading atau Tergerus Pasar

Pasar crypto tahun 2026 tidak lagi ramah Bagi amatir. Era Ke mana Anda bisa membeli koin sembarangan dan menjadi kaya Di semalam sudah berakhir. Sekarang adalah era pertarungan Logika, likuiditas institusional, dan strategi derivatif yang kompleks.

Kejatuhan Ethereum Ke bawah $3.000 adalah sinyal peringatan: Anda harus berevolusi. Apakah Anda Berencana terus menjadi korban yang menangisi portofolio merah, atau Anda Berencana belajar cara mencetak profit Pada pasar berdarah?

Laporan lengkap Bersama Pluang ini bukan sekadar berita, ini adalah Bacaan Pedoman Pertempuran (Playbook) Bagi kuartal pertama 2026. Ke dalamnya, Anda Berencana menemukan:

● Analisis teknikal mendalam tentang level Kunci ETH.

● Data aliran dana ETF yang menjadi indikator reversal.

● Panduan langkah Untuk langkah mengeksekusi hedging portofolio.

Bersama Langkah Tersebut, jangan sampai Anda masuk Ke medan Pertempuran tanpa senjata lengkap.

BACA PANDUAN LENGKAP: ‘Ethereum (ETH) Outlook 2026: Apakah ETH Ke Bawah $3.000 Adalah Jebakan Nilai atau Kemungkinan Emas Institusional?’ Ke Blog Pluang

Disclaimer: Segala analisis atau rekomendasi Di artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan Bagi membeli atau menjual aset tertentu. Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada Ke tangan masing-masing investor sesuai Bersama profil risiko dan tujuan keuangan pribadi.

(dpu/dpu)



Add



as a preferred

source on Google



[Gambas:Video CNBC]

Artikel ini disadur –> Cnbcindonesia Indonesia: Pasar Bergejolak, Trader Kripto Perlu Perbaharui Strategi

คุณสามารถเข้าสู่ระบบการเรียนรู้และฝึกฝนเทคนิคการเล่นได้ที่ https://pgth.uk.com/ทดลองเล่นสล็อต/