Market  

Pria Ini Didalam Sebab Itu Raja Burger Halal dan Cuan Rp67 Miliar Setahun




Jakarta, CNBC Indonesia – Pengusaha restoran asal Amerika Serikat, Shahezad Contractor, membidik industri Konsumsi cepat saji halal Di Bangsa tersebut. Lewat jaringan Cousin’s Burger, ia secara terbuka menantang dominasi Olahragawan besar seperti In-N-Out dan Shake Shack.

“Target kami adalah menjadi In-N-Out berikutnya atau Shake Shack berikutnya,” ujar Contractor, dikutip Di CNBC Internasional, Minggu (22/3/2026).

Didirikan Ke 2024, Cousin’s Burger Memiliki delapan gerai yang tersebar Di Pennsylvania, New Jersey, dan Delaware. Usaha ini berada Di bawah naungan Cousin’s Food Inc. yang berbasis Di Philadelphia.

Tak hanya burger, Contractor juga Menyusun lini usaha lain seperti Cousin’s Pizza dan Cousin’s Smokehouse and Burgers. Secara total, seluruh Usaha restorannya mencatat pendapatan lebih Di US$4 juta atau Disekitar Rp67 miliar sepanjang 2025.

Contractor melihat pasar Konsumsi halal Di Amerika Serikat masih jauh Di kata jenuh. Ia menilai ada Potensi besar yang belum tergarap secara optimal.

“Anda tidak harus menjadi Muslim Bagi menikmati Konsumsi halal,” ujarnya. Ia menambahkan, banyak konsumen memilih daging halal Sebab Standar dan kebersihannya, serta proses penyembelihan yang lebih manusiawi.

Selain jaringan restoran Halal Guys, pilihan Konsumsi halal arus utama Di Amerika Serikat masih relatif terbatas, kata Contractor.

Ia berharap dapat mengubah hal tersebut.

Titik balik

Masuknya Contractor Di Usaha restoran terbilang tidak direncanakan. Pada 24 tahun, ia berkarier Di sektor Ilmu Pengetahuan informasi. Akan Tetapi titik balik terjadi Ke 2023, Pada ia mencoba berjualan smashburger Di sebuah Perayaan Seni Konsumsi halal.

Di luar dugaan, seluruh dagangannya habis terjual 500 porsi Di satu hari. “Pada itulah saya Mengetahui bahwa ada potensi besar,” katanya.

Sukses tersebut menjadi dorongan ia Bagi membuka gerai pertama Di Philadelphia, kota yang dinilainya strategis Sebab Penduduk Dunia Muslim yang besar.

Di sisi operasional, Contractor menekankan tiga faktor utama, yakni bahan berkualitas tinggi, resep sederhana, dan layanan pelanggan yang kuat. Menu andalannya, smashburger, dijual Di kisaran US$7 hingga US$8 per porsi.

Akan Tetapi, ia mengakui tekanan biaya menjadi tantangan utama. “Saya ingin bisa menjual burger seharga US$4, tapi itu tidak Mungkin Saja. Secara ekonomi tidak masuk akal,” ujarnya, merujuk Ke lonjakan harga bahan baku, sewa, dan tenaga kerja.

Meski demikian, Contractor tetap optimistis. Ia Justru berani meninggalkan pekerjaan lamanya Di sektor IT Sebab melihat potensi Usaha sekaligus kekhawatiran Pada dampak AI Ke kariernya.

“Membangun sesuatu yang bisa menciptakan kekayaan lintas generasi sangat Memikat,” ujarnya.

Di Di, ia menargetkan ekspansi agresif hingga 50 gerai Di beberapa tahun dan membawa Cousin’s Burger menembus pasar Internasional, termasuk Kanada.

“Saya pikir peluangnya tidak terbatas. Kami Berencana terus melangkah sampai tidak bisa lagi,” pungkasnya.

(ayh/ayh)



Add



as a preferred

source on Google



[Gambas:Video CNBC]

Artikel ini disadur –> Cnbcindonesia Indonesia: Pria Ini Didalam Sebab Itu Raja Burger Halal dan Cuan Rp67 Miliar Setahun

คุณสามารถเข้าสู่ระบบการเรียนรู้และฝึกฝนเทคนิคการเล่นได้ที่ https://pgth.uk.com/ทดลองเล่นสล็อต/