Market  

SRUK Dari Sebab Itu Fondasi Pasar Karbon RI




Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah telah Melakukan Sistem Registri Unit Karbon (SRUK). Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Froderica Widyasari menyebut, Pembaruan SRUK juga merupakan sinergi dan kolaborasi antar lintas lembaga.

“Pembaruan SRUK ini memastikan pencatatan unit karbon yang transparan dan kredibel. Dan salah satu faktor utama nanti yang Berencana menandai suksesnya tidaknya perdagang unit karbon adalah integrasi SRUK dan IDX karbon itu sendiri,” ujarnya Ke Djakarta Theater Jakarta, Kamis (9/7/2026)

Wanita yang akrab disapa Kiki ini mengatakan, integrasi SRUK Bersama bursa karbon yang berbasis Digital Rantai Blok dapat Meningkatkan integritas dan kepercayaan pasar.

Kiki memaparkan, ada 3 hal ini yang dinilai sangat penting. Pertama, Yang Terkait Bersama Meningkatkan kepercayaan pasar Di hadirnya SRUK ini yang Berencana melakukan interoperability Antara SRUK Bersama bursa karbon.

“Dari Sebab Itu lembaga internasional Berencana melihat ini prosesnya seamless Bersama setiap tahapan mulai Bersama pencatatan, sertifikasi, perdagangan, pelaporan hingga retirement itu sangat jelas bisa dilihat,” jelasnya.

Kiki melanjutkan, SRUK Berencana menjadi sumber utama atau data yang Berencana dilihat Dari semua pihak, atau yang biasa disebut single source of truth. “Istilahnya Bersama perdagangan karbon ini bisa melihat kepada sistem struk ini,” imbuhnya.

Samping Itu, lanjutnya, SRUK ini Berencana memudahkan Bersama segi pengawasan. SRUK yang terintegrasi Bersama bursa karbon menjadi single source of truth Sebagai pengawasan pasar secara akurat, tepat waktu dan menghasilkan Aturan yang tepat sasaran.

“Dan tentu saja harapan kita semua ini bisa membantu Indonesia Untuk Dunia positioning kita menguatkan posisi Indonesia Bersama integritas pasar karbon yang terjaga dan interoperable Bersama pasar Dunia,” sebutnya.

Kiki mengungkapkan, Walaupun fondasi pasar karbon telah terbentuk, dan secara angka belum optimal, Tetapi yang fondasi perdagangan pasar karbon sudah terbentuk.

“Pada ini Bersama 1,98 juta ton CO2 equivalent Yang Terkait Bersama volume transaksi, nilai transaksi masih sangat kecil makanya Bersama kehadiran struk ini kita Berencana melihat bagaimana Ke Di harapannya angka-angkanya Berencana Lebihterus besar,” ucapnya.

Kiki mengatakan, transaksi frekuensi bursa karbon dapat terus ditingkatkan. Pada transaksi bursa karbon memang masih kecil, yaitu Terbaru Rp 93 miliar l Bersama transaksi frekuensinya 431 kali dan 155 Pemakai jasa karbon.

Ke sisi lain, lanjutnya, juga dapat Meningkatkan integritas pasar karbon Indonesia, menjaga pasar karbon Bersama spekulasi berlebihan, hingga green washing.

“Kami Bersama OJK satu hal yang kami selalu Ke depankan adalah pelindungan konsumen, pelindungan investor Agar jangan sampai praktik-praktik seperti green washing, social washing dan sebagainya itu jangan sampai terjadi Ke pasar kita serta praktik-praktik lain yang merugikan Komunitas,” tuturnya.

Kiki menambahkan, ada 3 pilar penguatan perdagangan karbon yang diusung Dari OJK. Pertama, penguatan Aturan keuangan berkelanjutan, peningkatan kapasitas industri jasa keuangan itu sendiri, dan penerbitan POJK terbaru nomor 10 tahun 2026.

(haa/haa)



Add



as a preferred

source on Google



[Gambas:Video CNBC]

Artikel ini disadur –> Cnbcindonesia Indonesia: SRUK Dari Sebab Itu Fondasi Pasar Karbon RI

คุณสามารถเข้าสู่ระบบการเรียนรู้และฝึกฝนเทคนิคการเล่นได้ที่ https://pgth.uk.com/ทดลองเล่นสล็อต/