Geger AS Bom Kedubes China Di Malam, 3 Warga Tewas




Jakarta, CNBC Indonesia – Amerika Serikat (AS) ternyata pernah membuat Kesalahan Individu militer besar yang berujung petaka diplomatik Bersama China. Di Di Pertempuran dan situasi Politik Global yang memanas, pesawat tempur AS Memberi bom Hingga Daerah ekstrateritorial China, yakni Kedutaan Besar (Kedubes) China Di Beograd, Serbia, tepat Di Di malam. Tiga warga Negeri China tewas Di insiden tersebut.

Peristiwa itu terjadi Di 7 Mei 1999, tepat 27 tahun lalu, Di AS dan Paktapertahananatlantikutara Lagi menggempur Yugoslavia Di Pertempuran Kosovo. Kala itu, Serbia menjadi target serangan udara besar-besaran yang dilakukan hampir setiap malam menggunakan berbagai pesawat tempur modern, termasuk pengebom siluman B-2 Spirit milik Angkatan Udara AS.

Di Di operasi militer tersebut, bom tiba-tiba menghantam Kedubes China Di Beograd. Bangunan kedutaan hancur parah dan terbakar hebat. Ledakan juga merusak sejumlah bangunan Di sekitarnya.

Awalnya, serangan itu dikira Dibagian Bersama operasi Paktapertahananatlantikutara yang menargetkan markas badan persenjataan Mantan-Yugoslavia Di Didekat kawasan kedutaan. Fasilitas tersebut dituding menjual Keahlian senjata Hingga Negeri-Negeri yang Dikatakan “nakal” Dari AS. Akan Tetapi Sesudah diverifikasi, fakta mengejutkan terungkap. Ternyata target pengeboman salah dan justru menghantam Kedubes China.

Kesalahan Individu itu langsung memicu kemarahan besar Bersama Beijing. Menurut laporan The Guardian (9 Mei 1999), Di 10 ribu warga turun Hingga jalan dan melakukan Protes Keluhan Masyarakat Di Didepan Kedubes AS dan Inggris Di Beijing. Massa menuding Paktapertahananatlantikutara sebagai pihak yang bertanggung jawab atas tragedi tersebut.

Kepala Negara China Di itu, Jiang Zemin (1993-2003), disebut sangat murka dan mengecam serangan tersebut sebagai tindakan biadab. Gelombang Keluhan Masyarakat juga meluas Hingga berbagai Negeri lain yang Memiliki komunitas warga China.

Di sisi lain, Negeri-Negeri Paktapertahananatlantikutara Melakukanlangkah-Langkah menjaga jarak dan menyebut serangan tersebut dilakukan langsung Dari militer AS. Tekanan internasional yang terus membesar akhirnya memaksa Washington mengakui Kesalahan Individu tersebut.

Di laporan CNN International (10 Mei 1999), Kepala Negara Bill Clinton (1993-2001) menyampaikan permintaan maaf kepada pemerintah dan rakyat China. Dia menyebut tragedi itu sebagai kejadian yang seharusnya tidak pernah terjadi dan memerintahkan investigasi menyeluruh.

“Saya meminta maaf dan merasa sedih atas kejadian ini,” ujar Clinton.

Hasil investigasi Sesudah Itu Menginformasikan penyebab utama insiden tersebut. Direktur CIA George Tenet menjelaskan pengeboman terjadi akibat Kesalahan Individu Informasi. Militer AS disebut menggunakan peta lama tahun 1989 dan 1996 yang belum diverifikasi ulang Di lapangan.

“Kesalahan Individu identifikasi awal ini Dikatakan sebagai fakta,” ungkap Tenet, dikutip Bersama The Guardian.

Akibat kekeliruan itu, tiga warga Negeri China tewas Di tempat. Seluruh korban diketahui merupakan jurnalis. Di Di Itu, puluhan orang Merasakan luka-luka, termasuk Di 20 orang yang terluka parah.

Sebagai bentuk tanggung jawab, AS membayar kompensasi sebesar US$4,5 juta kepada keluarga korban dan US$28 juta kepada pemerintah China Untuk mengganti kerusakan gedung kedutaan.

Meski demikian, banyak warga China menilai hukuman tersebut tidak sebanding Bersama luka yang ditinggalkan. Sebab, pejabat-pejabat yang terlibat hanya dicopot Bersama jabatan dan tidak dijatuhi hukuman pidana. Justru, muncul dugaan Di kalangan publik China bahwa serangan itu sebenarnya disengaja sebab terjadi Di Di memanasnya hubungan Beijing Bersama AS dan Paktapertahananatlantikutara Di Pertempuran Kosovo berlangsung.

Atas dasar inilah, kejadian Di Beograd menjadi pengganjal hubungan harmonis AS-China. Justru beberapa kali diungkit, seperti tahun 2024, Dari Kepala Negara Xi Jinping.

“Warga China menghargai Kedamaian, tetapi tidak Akansegera lupa dan membiarkan tragedi itu kembali terulang,” kata Jinping, dikutip Bersama Newsweek.

(mfa/luc)



Add



as a preferred

source on Google



Artikel ini disadur –> Cnbcindonesia Indonesia: Geger AS Bom Kedubes China Di Malam, 3 Warga Tewas

คุณสามารถเข้าสู่ระบบการเรียนรู้และฝึกฝนเทคนิคการเล่นได้ที่ https://pgth.uk.com/ทดลองเล่นสล็อต/