Jakarta, CNBC Indonesia – Piknik yang seharusnya menjadi momen penuh suka berubah menjadi duka Di hitungan menit. Ribuan karyawan beserta keluarga yang hendak menikmati liburan bersama justru menjadi korban salah satu bencana maritim paling mematikan Di sejarah Amerika Serikat.
Total 844 orang tewas Setelahnya kapal SS Eastland terbalik Di masih bersandar Hingga dermaga Ke 24 Juli 1915, tepat hari ini 111 tahun lalu.
Pagi itu, hujan mengguyur Chicago. Meski begitu, antusiasme tidak surut. Ribuan karyawan listrik Western Electric Company bersama keluarga telah berkumpul Dari subuh Sebagai mengikuti piknik tahunan perusahaan. Mereka dijadwalkan berlayar melintasi Danau Michigan Ke kota Michigan, Indiana. Jaraknya 92 Km.
Ribuan orang tersebut Lalu diangkut menggunakan lima kapal sewaan. Salah satunya SS Eastland yang sudah punya reputasi sebagai kapal angkut tercepat Hingga danau-danau besar AS. Tetapi, satu hal yang orang tak sadari, Eastland menyimpan masalah serius yang telah lama menghantuinya.
Mengutip situs Britannica, kapal itu Memperoleh stabilitas yang buruk dan beberapa kali nyaris terbalik Di pelayaran Sebelumnya. Di sinilah petaka dimulai.
Di pukul 06.30 waktu setempat, penumpang mulai menaiki kapal. Tak lama Lalu, Ke pukul 06.41, Eastland mulai miring Hingga sisi kanan. Awak kapal Melakukanlangkah-Langkah mengatasinya Di memasukkan air Hingga Di tangki agar Kesejaganan kembali pulih.
Upaya itu sempat berhasil. Kapal kembali tegak, tetapi hanya sesaat. Eastland kembali miring, kali ini Hingga sisi kiri. Meski demikian, proses naik penumpang tetap berlangsung hingga mencapai 2.500 orang.
Ketika batas maksimal inilah, kapal beberapa kali bergoyang Di kanan Hingga kiri Sebelumnya akhirnya kehilangan Kesejaganan secara mendadak hingga lebih Di 25 derajat. Air mulai masuk Melewati jendela dan pintu yang kini berada Hingga bawah permukaan sungai.
Sebab, Di waktu kurang Di satu jam Dari penumpang pertama naik, kapal akhirnya terguling sepenuhnya Hingga sisi kiri. Kejadian yang begitu cepat membuat banyak penumpang tidak sempat menyelamatkan diri.
“Ketika perahu itu miring, orang-orang Hingga dek atas terlempar seperti semut yang disingkirkan Di Tatakan,” tulis reporter Chicago Herald, Harlan Babcock, dikutip Di situs History.
Sebagian terjebak Hingga Di kabin, sebagian lainnya tertimpa perabot dan struktur kapal. Sambil banyak korban tenggelam Hingga sungai yang sebenarnya tidak jauh Di bibir dermaga. Atas dasar inilah, jumlah korban jiwa sangat besar. Tercatat ada 844 orang meninggal dunia dan 70%-nya adalah anak muda Hingga bawah 25 tahun.
Di penyelidikan, Lembaga Proses Hukum federal Membeberkan bahwa tragedi tersebut dipicu Di kombinasi sejumlah faktor, terutama modifikasi Ke SS Eastland yang membuat kapal Lebihterus berat Hingga Pada atas. Sebelumnya tragedi terjadi, kapal telah dilengkapi sekoci dan rakit tambahan Sebagai memenuhi aturan Mutakhir Hingga as yang mewajibkan setiap kapal menyediakan sekoci Bagi seluruh penumpang.
Ironisnya, penambahan perlengkapan keselamatan itu justru Meningkatkan beban Hingga Pada atas kapal Supaya memperburuk masalah stabilitas yang Dari awal telah dimiliki SS Eastland. Kemakmuran tersebut diperparah Di banyaknya penumpang yang naik secara bersamaan Ke pagi itu. Hingga kini, tenggelamnya SS Eastland tetap dikenang sebagai salah satu bencana maritim paling mematikan Di sejarah AS.
(mfa/luc)
Add
as a preferred
source on Google
Artikel ini disadur –> Cnbcindonesia Indonesia: Kapal Angkut Karyawan Piknik Terbalik, 844 Orang Tewas









