Jakarta, CNBC Indonesia- Pergerakan Harga Produk Internasional emas masih cukup volatile Ke Di ketidakpastian Internasional dan kenaikan suku bunga Malahan menyentuh level Ke Bawah USD 4.000 per troy ons Ke akhir bulan Juni 2026.
Direktur Keuangan & Pendesainan Strategis PT Pegadaian (Persero), Ferdian Timur Satyagraha menyebutkan prospek Penanaman Modal emas masih sangat menjanjikan Di ini Sebab Harga mulai murah Tetapi Tren kenaikan masih tinggi.
Ke Pegadaian, transaksi emas menjadi sumber Perkembangan Usaha pegadaian utamanya Di segmen cicil emas fisik maupun cicil emas digital tumbuh 140% per Mei 2026. Di ini Penanaman Modal emas masih didominasi Dari milenial dan Gen Z seiring Didalam meningkatnya literasi potensi Penanaman Modal emas.
Di upaya Mendorong Pembuatan Usaha termasuk segmen emas, Pegadaian Mendorong efisiensi biaya produksi dan efektivitas pendapatan dan mengandalkan segmen Usaha emas dan gadai sebagai penopang Usaha.
Selengkapnya simak dialog Shania Alatas Didalam Direktur Keuangan & Pendesainan Strategis PT Pegadaian (Persero), Ferdian Timur Satyagraha Di Power Lunch, CNBC (Jum’at, 03/07/2026)
Add
as a preferred
source on Google
Artikel ini disadur –> Cnbcindonesia Indonesia: Pegadaian Andalkan Usaha Emas & Gadai Era Suku Bunga Tinggi











