Jakarta, CNBC Indonesia- CNBC Indonesia Melakukan Health Insurance Ecosystem Forum 2026 Di tema “Menata Ulang Ekosistem Asuransi Kesejajaran: Regulasi Terbaru, Pengendalian Biaya, dan Transformasi Model Layanan” sebagai wadah diskusi Untuk regulator, asosiasi dan insan asuransi Sebagai mencari solusi Di Mendorong Perkembangan dan percepatan transformasi industri asuransi Kesejajaran Ke Indonesia.
Ketua Umum Asosiasi Puskesmas Swasta Indonesia (ARSSI), Iing Ichsan Hanafi Di Health Insurance Ecosystem Forum 2026 mengungkapkan persoalan biaya Kesejajaran dan lonjakan Kenaikan Fluktuasi Harga Dan Jasa medis turut berdampak Hingga 3.200 Puskesmas.
Dimana kenaikan bahan baku Terapi dan alat Kesejajaran Perdagangan Masuk Negeri memberi dampak Hingga layanan Kesejajaran Puskesmas, mengingat Pada ini Di layanan kerjasama RS Di BPJS Kesejajaran terdapat kenaikan biaya layanan Di 4 tahun Agar beban biaya Kesejajaran Menimbulkan Kekhawatiran.
Mengatasi hal ini, ARSSI bekerjasama Di regulator OJK, BPJS Kesejajaran, Kementerian Kesejajaran hingga asuransi swasta atau Asuransi Kesejajaran Tambahan (AKT) Sebagai memperkuat ekosistem Kesejajaran menjadi lebih baik dan efisien sekaligus memastikan mutu layanan Kesejajaran tetap terjaga.
Di sisi asuransi, Ketua Umum Dewan Asuransi Indonesia (DAI), Yulius Bhayangkara menyebutkan kenaikan Kenaikan Fluktuasi Harga Dan Jasa medis yang mengerek lonjakan klaim asuransi menjadi tantangan industri asuransi. Maka Itu asuransi Ditengah Menyusun produk yang menguntungkan industri asuransi, Puskesmas, Medis-Obatan maupun BPJS Kesejajaran lewat penguatan ekosistem Kesejajaran.
Selengkapnya simak dialog Shafinaz Nachiar Di Ketua Umum Asosiasi Puskesmas Swasta Indonesia (ARSSI), Iing Ichsan Hanafi dan Ketua Umum Dewan Asuransi Indonesia (DAI), Yulius Bhayangkara Di Health Insurance Ecosystem Forum 2026, CNBC Indonesia (Selasa, 19/05/2026)
Add
as a preferred
source on Google
Artikel ini disadur –> Cnbcindonesia Indonesia: Video:Puskesmas Jamin Mutu Terapi Pada Kenaikan Fluktuasi Harga Dan Jasa Medis Meroket











