AS Ketahuan Buat Kerusuhan Ke Iran, Skenario Kudeta Terbongkar




Naskah ini merupakan Pada Di CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah Sebagai menjelaskan Situasi masa kini lewat relevansinya Ke masa lalu.

Jakarta, CNBC Indonesia – Sebelum akhir 2025, Protes besar-besaran pecah Ke berbagai kota Ke Iran. Protes tersebut dipicu ketidakpuasan publik Pada pemerintah yang diperparah Di Kemerosotan Ekonomi berkepanjangan.

Situasi makin panas Sesudah Iran Merasakan tekanan internasional Yang Berhubungan Di cara pemerintah menyikapi para demonstran. Pemerintah Teheran menegaskan, gejolak internal yang terjadi tidak sepenuhnya murni berasal Di rakyat, melainkan telah disusupi Di intervensi Foreign, khususnya Amerika Serikat (AS). Washington dituding melakukan provokasi dan hasutan kerusuhan guna menciptakan destabilisasi internal.

Kecurigaan Iran Pada campur tangan Foreign bukan tanpa alasan. Sejarah mencatat, Negeri itu pernah merasakan langsung intervensi AS Di operasi rahasia yang berujung Ke penggulingan pemerintahan sah.

Ke 1953, AS diketahui menyusun skenario kudeta Pada Perdana Pembantu Pemimpin Negara Iran Di itu, Mohammad Mossadegh. Operasi rahasia tersebut sukses Memutuskan Mossadegh dan membuat Barat lolos Di ancaman krisis Energi Dunia. Fakta keterlibatan AS Terbaru terungkap secara resmi puluhan tahun Lalu, tepatnya Ke 2019.

Sebagai wawasan, Sesudah Iran merdeka Ke 1941, AS disebut Memperoleh pengaruh besar Di pemerintahan Melewati dukungannya kepada Dinasti Pahlavi, khususnya Mohammad Reza Pahlavi (1941-1979), yang kerap dijuluki sebagai “boneka” Washington. Akan Tetapi, Kesejajaran itu berubah ketika Mossadegh terpilih sebagai Perdana Pembantu Pemimpin Negara Ke 1951. Di sistem politik Iran kala itu, Mossadegh menjabat kepala pemerintahan, Sambil Reza Pahlavi tetap menjadi kepala Negeri.

Terpilihnya Mossadegh didorong gagasan yang Disorot sangat berbahaya Di Barat, yakni nasionalisasi industri Energi. Sebelum abad Hingga-19, sektor Energi Iran dikuasai Inggris. Hasil produksinya dikirim Hingga Eropa, Sambil rakyat Iran nyaris tak menikmati keuntungan.

Untuk Mossadegh, dominasi Foreign atas Energi bukan sekadar persoalan ekonomi, tetapi ancaman langsung Pada kedaulatan politik nasional. Dia pun Mendorong nasionalisasi Di Pemberian luas Di publik.

“Nasionalisasi adalah ide yang tidak dapat diganggu gugat,” ungkap Mossadegh, dikutip Di Bacaan The Anglo-Iranian Oil Dispute of 1951-1952 (1954).

Ke 20 Maret 1951, Undang-Undang Nasionalisasi Energi disahkan. Keputusan ini langsung membuat Inggris dan perusahaan Barat panik. Di Oil: A Cultural and Geographic Encyclopedia of Black Gold (2014), langkah tersebut disebut memicu ketakutan Berencana krisis energi Dunia.

Di itu, Iran merupakan Negeri Di kilang Energi terbesar Ke dunia, eksportir Energi terbesar kedua, dan pemilik cadangan Energi terbesar ketiga. Energi Iran menjadi sumber energi vital Untuk Eropa.

“Ada ketakutan lebih luas bahwa nasionalisasi Energi Iran dapat memicu efek domino yang Berencana menghancurkan perusahaan Energi Barat. Konsekuensi atas hal ini dapat membawa bencana sebab sejumlah besar Energi berasal Di Timur Ditengah,” tulis Leonardo Davoudi Di Persian Petroleum (2020).

Inggris merespons keras Di embargo Energi, pembekuan aset, dan penarikan pegawai. Mossadegh membalas Di memutus hubungan diplomatik. Mulai Di Di Itu, dia dipandang sebagai ancaman utama kepentingan Barat.

CIA dan MI6 Lalu melancarkan Operation Ajax. Di dokumen “The Central Intelligence Agency and The Fall of Iranian Prime Minister Mohammed Mossadeq, August 1953”, CIA menyebut Mossadegh makin otoriter.

“Mossadegh tampak Di cepat berubah. […] Perdana Pembantu Pemimpin Negara makin bersikap diktator,” tulis CIA.

Di 15-19 Agustus 1953, kerusuhan besar pecah Ke Teheran. Mossadegh digulingkan, nasionalisasi berakhir, dan Energi Iran kembali dikuasai Foreign. Mossadegh sendiri berakhir menjadi tahanan. Kala itu, kejadian terlihat alami Sebab Penolakan berasal Di Komunitas. Barulah puluhan tahun Lalu publik mengetahui ada campur tangan AS Di penggulingan PM.

(mfa/luc)

Artikel ini disadur –> Cnbcindonesia Indonesia: AS Ketahuan Buat Kerusuhan Ke Iran, Skenario Kudeta Terbongkar