Jakarta, CNBC Indonesia – Hasil Pemilihan Umum sela Ke Amerika Serikat (AS) Ke awal November ini yang didominiasi Partai Demokrat AS memicu kejatuhan nilai kekayaan para konglomerat Internasional hingga triliunan Idr.
Sebanyak 500 orang yang masuk Untuk daftar orang terkaya Ke dunia tercatat kehilangan total kekayaan mencapai US$ 185 miliar atau Disekitar Rp 3.353 triliun Ke Kamis lalu.
Dampak sentimen hasil Pemilihan Umum Sela Ke AS itu pun tercatat turut membuat CEO Nvidia Jensen Huang terdepak Untuk posisi 10 besar orang terkaya dunia dan turun Untuk Posisi Di-9 Di Posisi 13 Ke Indeks Miliarder Bloomberg.
Kekayaan Huang tergerus US$ 15,1 miliar (Rp 273,6 triliun) menjadi US$ 150,9 miliar (Rp 2.734 triliun) Sesudah saham Nvidia anjlok 9,3%.
Penurunan kekayaan secara drastis tersebut dipicu Dari kekhawatiran bahwa Keputusan politik Partai Demokrat Akansegera membatasi pembangunan pusat data (data center).
Di ini, tiga perusahaan utama yakni Nvidia, SpaceX, dan Oracle terlibat aktif Untuk pembangunan jaringan pusat data tersebut.
Dampak penurunan kekayaan juga dialami Dari pemilik SpaceX, Elon Musk, yang mencatatkan kerugian kekayaan mencapai US$ 79,7 miliar atau setara Rp 1.444 triliun.
Sambil Itu, pendiri Oracle Larry Ellison Merasakan hal serupa Di kehilangan kekayaan sebesar US$ 10,1 miliar atau setara Rp 183 triliun.
(arj/arj)
Artikel ini disadur –> Cnbcindonesia Indonesia: Gara-Gara Politik, Harta Orang Kaya Dunia Lenyap Rp3.353 Triliun











