Jakarta, CNBC Indonesia – ShopeePay dan SPayLater Mengintroduksi tiga Kemenangan Laga Desain Batik 2026 bertajuk ‘Corak Cerita Nusantara’. Melewati inisiatif ini, perusahaan ini memberi ruang Bagi Inovasi desainer lokal sekaligus membuka Potensi kolaborasi Bersama perajin batik Bagi Menyusun karya Kemenangan.
Ri Direktur ShopeePay Indonesia, Eka Nilam mengatakan, Laga yang diluncurkan Di Agustus 2026 tersebut telah Merasakan Disekitar 80 desain Untuk peserta Di berbagai Lokasi. Karyawan ShopeePay dan SPayLater pun dilibatkan Untuk proses pemilihan desain sebagai Dibagian Untuk upaya membangun identitas perusahaan.
“Inisiatif ini bukan sekadar Dibagian Untuk identitas perusahaan, tetapi juga bentuk Pemberian penuh Pada para pelaku usaha dan kreator lokal,” ujar Lala Untuk Peristiwa Gathering: Corak Cerita Nusantara Di Jakarta, Di Rabu (4/11/26).
Untuk Laga tersebut, desain Batik Kalantara karya Nuraini Farida Untuk Jawa Timur berhasil meraih Kemenangan pertama Bersama hadiah Rp30 juta. Di Di Yang Sama, posisi kedua diraih Aisa Amaliya asal Malang Melewati desain Kinarya Nuswantara Bersama hadiah Rp7 juta. Adapun posisi ketiga ditempati Anggitara Wibowo Untuk Tangerang lewat desain Nadi Nusantara yang memperoleh hadiah Rp5 juta.
Batik Kalantara karya Aida mengangkat sejarah perdagangan Di Indonesia, mulai Untuk Karya barter hingga transaksi digital. Motifnya menggambarkan perdagangan sebagai Dibagian Untuk kehidupan Kelompok yang terus berkembang seiring Bersama perubahan zaman.
“Saya melakukan Kajian terlebih dahulu tentang sejarah perdagangan dan barter Di Indonesia. Untuk situ, saya menemukan berbagai hal Memikat, seperti gobang atau kepeng dan kampua, kain tenun yang pernah digunakan sebagai alat tukar,” ujar Aida.
Disiapkan Bersama Sebab Itu Seragam hingga Merchandise
ShopeePay dan SpayLater berencana Menyusun desain Kemenangan pertama tersebut bersama perajin batik lokal. Karya ini diprioritaskan Bagi digunakan sebagai Dibagian Untuk identitas perusahaan, termasuk seragam. Di Samping Itu, perusahaan juga membuka kemungkinan Bagi mengembangkannya menjadi merchandise.
Lala menyampaikan, proses Pembaruan Akansegera mempertemukan Inovasi desainer Bersama Kemahiran perajin batik lokal. Akan Tetapi, perusahaan belum menetapkan skala produksi maupun jumlah produk yang Akansegera dibuat.
“Melewati hasil Inovasi para desainer lokal, kami ingin Memberi ruang yang lebih besar Bagi menggabungkan Inovasi tersebut Bersama keahlian para perajin batik. Di sinilah kami melihat adanya kesempatan Bagi mengoptimalkan kolaborasi Bersama para perajin batik,” jelas Lala.
Melewati kolaborasi tersebut, ShopeePay dan SPayLater berharap karya desainer lokal dapat diwujudkan menjadi produk sekaligus membuka kesempatan Bagi perajin Bagi terlibat Untuk Pembaruan desain batik.
(rah/rah)
Artikel ini disadur –> Cnbcindonesia Indonesia: ShopeePay dan SPayLater Umumkan 3 Kemenangan Laga Desain Batik











