Jakarta, CNBC Indonesia- Era Suku bunga acuan yang tinggi masih menjadi sentimen yang menjadi perhatian industri keuangan Internasional Untuk pengelolaan likuiditas termasuk Untuk sektor dana pensiun .
Untuk Industri Dapen, posisi bunga acuan Bank Indonesia yang sudah naik 100 Bps Sebelum Mei 2026 menjadi 5,75% serta potensi kenaikan suku bunga acuan The Fed masih tepat dan rasional sebagai respons Pada gejolak pasar keuangan RI.
Wakil Ketua III Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI), Budi Sutrisno menilai era suku bunga tinggi memberi Kemungkinan sekaligus menjadi tantangan, dimana Pada suku bunga naik maka Dapen bisa mengoptimalkan imbal hasil Tetapi Di sisi lain hal ini Akansegera mempengaruhi aset.
Berusaha Mengatasi hal ini, Dapen Memusatkan Perhatian Di upaya menjaga likuiditas termasuk Merencanakan reposisi portofolio Penanaman Modal. Lalu seperti apa strategi pengelolaan dana Di Dapen Pada ini?
Selengkapnya simak dialog Andi Shalini Didalam Wakil Ketua III Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI), Budi Sutrisno Untuk Power Lunch, CNBC Indonesia (Kamis, 06/08/2026)
Artikel ini disadur –> Cnbcindonesia Indonesia: Amankan Likuiditas, Ini Penanaman Modal Dana Pensiun Era Bunga Tinggi











