Jakarta –
Pemimpin Negara Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberi Uni Eropa waktu hingga 4 Juli 2026 Untuk meratifikasi perjanjian perdagangan Bersama AS. Jika ratifikasi gagal, maka Uni Eropa Akansegera dipatok tarif lebih tinggi lagi.
“Saya setuju Untuk memberinya waktu hingga Ulang Tahun Ke-250 Bangsa kita, atau tarif mereka Akansegera langsung melonjak Ke tingkat yang jauh lebih tinggi,” ujar Trump Lewat Truth Social, dikutip Untuk CNBC, Jumat (8/5/2026).
Tenggat waktu itu diberikan Untuk perdagangan Mutakhir Di “great call” Bersama Pemimpin Negara Komisi Eropa Ursula von der Leyen. Ia mengatakan kedua pemimpin sepakat bahwa Iran tidak Akansegera pernah Memiliki senjata nuklir.
Percakapan itu terjadi tidak lama Setelahnya Trump berjanji Untuk menaikkan tarif Pembelian Barang Untuk Luar Negeri Kendaraan Pribadi dan truk Untuk Uni Eropa menjadi 25%. Ia menuding blok tersebut tidak mematuhi Syarat kesepakatan yang dicapai Ke Skotlandia Ke Juli 2025.
“Saya telah menunggu Bersama sabar agar Uni Eropa memenuhi Dibagian Untuk kesepakatan perdagangan bersejarah yang kita sepakati Ke Turnberry, Skotlandia, Kesepakatan Perdagangan terbesar yang pernah ada! Sebuah janji telah dibuat bahwa Uni Eropa Akansegera memenuhi kesepakatan dan sesuai Bersama perjanjian, menurunkan tarif mereka menjadi NOL!” ucap Trump.
Belum diketahui apakah ancaman tarif yang lebih tinggi Untuk Trump Akansegera berlaku Untuk semua Barang Dagangan Uni Eropa atau hanya Akansegera berlaku Untuk Kendaraan Pribadi. Komentar terbarunya Menunjukkan bahwa ia mundur Untuk ancaman Untuk mengenakan tarif lebih tinggi Ke Kendaraan Pribadi dan truk yang diimpor Untuk Uni Eropa.
Lewat X, Von der Leyen mengatakan Uni Eropa tetap berkomitmen Untuk mengimplementasikan kesepakatan perdagangan tersebut. Ia menambahkan bahwa kemajuan yang baik Lagi dicapai Ke pengurangan tarif Ke awal Juli 2026.
Beberapa jam Setelahnya ancaman perdagangan Trump Di Uni Eropa, Lembaga Proses Hukum perdagangan AS memutuskan bahwa tarif Internasional 10% terbaru Trump tidak dapat dibenarkan berdasarkan hukum AS.
Hal itu menandai pukulan Mutakhir Untuk Keputusan perdagangan pemerintahan Trump Setelahnya Mahkamah Agung memutuskan bahwa Pemimpin Negara tidak dapat Menerbitkan tarif dua digit yang lebih luas.
“Kami berharap Uni Eropa tetap memenuhi kesepakatan perdagangan yang disepakati Ke Juli tahun lalu,” ucap Perwakilan Perdagangan AS Jamieson Greer.
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita: Kasih Waktu hingga 4 Juli, Trump Ancam Getok Tarif Tinggi Ke Uni Eropa











