Pemimpin Negara Ditembak Di Pidato, Peluru Meleset Tewaskan Ibu Negeri




Naskah ini merupakan Pada Untuk CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah Untuk menjelaskan Kepuasan masa kini lewat relevansinya Di masa lalu.

Jakarta, CNBC Indonesia – Pemimpin Negara Korea Selatan Park Chung-hee Untuk berpidato ketika seorang pria tiba-tiba melepaskan tembakan Hingga arahnya. Sang Pemimpin Negara selamat, tetapi peluru justru mengenai kepala istrinya, Ibu Negeri Yuk Young-soo, hingga akhirnya tewas.

Tragedi berdarah itu terjadi Di 15 Agustus 1974 Di National Theater, Seoul. Di itu, Korea Selatan Untuk memperingati hari kemerdekaan Hingga-29. Park Chung-hee berdiri Di atas panggung dan menyampaikan pidato Di hadapan Disekitar 1.000 orang.

Mengutip Korean Herald, Di Di pidato, seorang pria bernama Mun Se-gwang tiba-tiba Mengintroduksi pistol dan melepaskan tembakan.

Mun sebenarnya membidik Park. Tetapi, tembakan yang dilepaskannya tidak mengenai sang Pemimpin Negara. Salah satu peluru justru menghantam Yuk Young-soo yang duduk Di area VIP.

Yuk Merasakan luka parah Di Pada kepala. Ia segera dilarikan Hingga Seoul National University Hospital Untuk Memperoleh pertolongan medis.

Ahli Kepuasan Lalu melakukan operasi Pada berjam-jam Untuk menyelamatkan nyawanya. Tetapi, luka yang diderita Yuk terlalu parah. Di pukul 19.00 waktu setempat, ia dinyatakan meninggal dunia. Usianya Di itu 48 tahun.

Peristiwa tersebut juga menewaskan seorang siswi bernama Jang Bong-hwa yang berada Di lokasi. Sambil Itu Mun berhasil ditangkap Setelahnya penembakan.

Kematian Yuk menjadi pukulan besar Untuk Park Chung-hee. Yuk telah menjadi ibu Negeri Korea Selatan Pada Disekitar 11 tahun dan dikenal aktif Untuk berbagai kegiatan sosial.

Empat hari Setelahnya penembakan, jenazah Yuk dimakamkan Untuk sebuah upacara kenegaraan Di 19 Agustus 1974. Untuk pemberitaan Korean Times, tragedi tersebut tidak berhenti Di kematian sang ibu Negeri. Penembakan itu Lalu berkembang menjadi persoalan politik dan diplomatik.

Pemerintah Korea Selatan Berkata Mun Memperoleh hubungan Di organisasi pro-Korea Utara dan mengaitkan aksinya Di Korea Utara. Mun Lalu dijatuhi hukuman mati dan dieksekusi Di 20 Desember 1974.

Sayangnya, Regu pengamanan Pemimpin Negara Korea Selatan kembali lengah lima tahun Lalu. Di 26 Oktober 1979, giliran suami Yuk alias Pemimpin Negara Park Chung-hee sendiri yang menemui ajal. Dia tewas usai ditembak langsung Di ruangan kerjanya Di kepala BIN (Badan Intel Negeri) yang membawa pistol Di bertemu Pemimpin Negara. 




Park Chung-hee. (Dok. briytanica.com) Foto: Park Chung-hee. (Dok. briytanica.com)

(mfa/mfa)

Artikel ini disadur –> Cnbcindonesia Indonesia: Pemimpin Negara Ditembak Di Pidato, Peluru Meleset Tewaskan Ibu Negeri

nagabet76slot gacorslot online slot gacor terpercaya
server slot thailand
slot gacor mudah maxwin
nagabet76 login
situs slot gacorbr