loading…
Pengiriman Energi mentah dan Sumber Energi cair (LNG) Melewati Selat Hormuz melonjak Ke titik tertinggi Untuk enam bulan terakhir. Foto/Dok
Laksamana Brad Cooper, Kepala US CENTCOM, menegaskan Untuk pesan videonya Di Sabtu bahwa jalur pelayaran utama Ke Selat Hormuz kini bebas Di ranjau. “Momentum jelas Untuk terbangun. Volume Energi mentah, kargo, dan LNG Untuk dua minggu terakhir ini lebih tinggi dibandingkan titik mana pun Untuk enam bulan terakhir,” ujar Cooper.
Ia menambahkan, bahwa sekutu AS Ke Teluk Persia telah mengapalkan lebih Di 1 miliar barel Energi Untuk beberapa bulan terakhir. Ke balik kabar membaiknya jalur pelayaran Energi, ancaman Keselamatan Ke kawasan justru makin menggentirkan.
Baca Juga: Peta Perdagangan Energi Dunia Berubah, Asia Kini Dipaksa Berburu Di Amerika
Otoritas Arab Saudi menerbitkan dua kali peringatan serangan udara (air raid alerts) Bagi ibu kota Riyadh Di Sabtu pagi. Hal ini menjadi serangan pertama yang menyasar ibu kota Sebelum puncak Pertempuran AS-Iran Di Maret dan April lalu.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: AS Klaim Jalur Selat Hormuz Bebas Ranjau, Pengiriman Energi Sentuh Catatan 6 Bulan











