Jakarta, CNBC Indonesia- Di Di guncangan ekonomi Dunia, Indonesia masih mampu membukukan Perkembangan ekonomi Kuartal I-2026 sebesar 5,61% (yoy) ditopang konsumsi Di masa libur panjang Nyepi dan Idulfitri dan juta pemberian THR.
Sektor asuransi disebut Direktur Keuangan Asuransi Digital Bersama, Randy Tandra memandang kinerja ekonomi RI cukup moderat Sebab Yang Terkait Didalam Didalam prospek berlanjutnya Gaya Perkembangan ekonomi yang kuat hingga akhir tahun 20206.
Di transaksi PT Asuransi Digital Bersama Tbk (YOII)yang berbasis Ilmu Pengetahuan atau asuransi digital sepanjang kuartal I-2026 berhasil tumbuh 6% ditopang asuransi perjalanan domestik seiring musim mudik.
Diperkirakan efek gejolak Dunia Akansegera berdampak Di Kuartal II mengingat lonjakan harga energi bisa menekan belanja Komunitas dan berdampak Di asuransi. Tetapi Di sisi lain asuransi digital berpeluang Sebagai Memperbaiki Pembaharuan guna mencari Kemungkinan Di Di tekanan, salah satunya asuransi Aktivitasfisik.
Seperti apa prospek dan tantangan Asuransi digital? Selengkapnya simak dialog Andi Shalini Didalam Direktur Keuangan PT Asuransi Digital Bersama Tbk (YOII), Randy Tandra Untuk Power Lunch, CNBC Indonesia (Selasa, 05/05/2026)
Add
as a preferred
source on Google
Artikel ini disadur –> Cnbcindonesia Indonesia: Asuransi Perjalanan Terancam Konflik Bersenjata, Insurtech Incar Produk Ini











