Jakarta, CNBC Indonesia- Pertempuran Timur Di Antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel turut berdampak Ke pasar perdagangan berjangka atau ‘futures market’ seiring Bersama meningkatnya sensitivitas persepsi investor Pada profil risiko Ke bursa berjangka.
Direktur Utama Jakarta Futures Exchange (JFX), Yazid Kanca Surya mengatakan Situasi ini mempengaruhi perubahan Situasi supply dan demand, Di Permasalahan Hubungan Dunia kembali memanas investor langsung bereaksi Lantaran Yang Terkait Bersama Bersama harga energi, Pengiriman dan gangguan rantai pasok Internasional.
Di ada gangguan Pengiriman dan harga energi akibat penutupan selat Hormuz, pasar langsung menambahkan premi risiko Hingga harga. Justru Barang Dagangan emas ikut Merasakan anomali meski masih menjadi Barang Dagangan safe haven
Lalu bagaimana daya tarik dan tantangan perdagangan bursa berjangka Ke Di gejolak Hubungan Dunia Internasional? Selengkapnya simak dialog Shafinaz Nachiar Bersama Direktur Utama Jakarta Futures Exchange (JFX), Yazid Kanca Surya Untuk Power Lunch, CNBC Indonesia (Selasa, 28/04/2026)
Add
as a preferred
source on Google
Artikel ini disadur –> Cnbcindonesia Indonesia: Pertempuran Karena Itu Permasalahan, Investor Bursa Berjangka Berlarilah Hingga Aset Mana?











